Jawa Pos Radar Madiun - Tanggal 21 April besok diperingati sebagai Hari Kartini.
Sudah lazim sekolah menggelar upacara peringatan Hari Kartini.
Berikut contoh naskah pidato Hari Kartini untuk dibacakan kepala sekolah saat upacara.
Baca Juga: 5 Link Penting yang Wajib Diketahui Calon Pelamar CPNS 2026
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.
Yang saya hormati Bapak/Ibu Guru serta Staf Tata Usaha, Serta anak-anakku sekalian, siswa-siswi yang saya cintai dan banggakan.
Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat-Nya kita dapat berkumpul di lapangan sekolah ini dalam keadaan sehat wal’afiat untuk memperingati hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia, yaitu Hari Kartini.
Baca Juga: Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih: Butuh 30 Ribu Orang, Ini Syarat dan Link Pendaftaran
Setiap tanggal 21 April, kita tidak hanya sekadar mengenakan pakaian adat atau merayakannya dengan berbagai lomba. Lebih dari itu, hari ini adalah momentum untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam mendobrak pintu kegelapan menuju cahaya terang benderang—Habis Gelap Terbitlah Terang.
Anak-anakku sekalian, dahulu, pendidikan bagi perempuan adalah hal yang mustahil.
Namun, berkat keteguhan hati Ibu Kartini, hari ini kita bisa melihat pemandangan yang luar biasa: siswi-siswi di sekolah ini memiliki kesempatan yang sama luasnya dengan siswa laki-laki untuk belajar, berprestasi, dan bercita-cita setinggi langit.
Emansipasi yang diperjuangkan Kartini bukanlah ingin menandingi laki-laki secara kodrat, melainkan perjuangan agar perempuan memiliki hak yang sama untuk berdaya melalui pendidikan. Kartini sadar bahwa dari ibu yang cerdaslah, akan lahir bangsa yang hebat.
Bapak, Ibu Guru, dan Siswa-siswi sekalian,di era digital sekarang, tantangan kita sudah berbeda. "Kartini Modern" bukan lagi mereka yang hanya sekadar pandai bersolek, melainkan mereka yang:
Cakap Literasi: Mampu memilah informasi dan tidak termakan hoaks.
Berani Bersuara: Berani membela kebenaran dan menolak segala bentuk perundungan (bullying) di sekolah.
Berkarakter Kuat: Tetap menjunjung tinggi etika dan sopan santun meski teknologi semakin maju.
Bagi para siswa laki-laki, jadilah sosok yang menghormati perempuan. Teladanilah semangat Kartini dengan memberikan dukungan kepada rekan-rekan perempuanmu untuk terus maju dan berkarya.
Anak-anakku, sebelum saya akhiri pidato ini, saya berpesan: Jangan biarkan api semangat Kartini padam dalam diri kalian. Teruslah membaca, teruslah bermimpi, dan jangan pernah takut untuk menjadi agen perubahan di lingkungan terkecilmu.
Semoga peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi titik balik bagi kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih tangguh, dan lebih bermanfaat bagi sesama.
Selamat Hari Kartini untuk seluruh perempuan hebat di sekolah ini.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto