Jawa Pos Radar Madiun - Kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, kini tengah menjadi sorotan tajam publik.
Kasus ini mencuat setelah pihak kepolisian melakukan penggerebekan di lokasi tersebut pada Jumat (24/4).
Kesaksian memilukan datang dari salah satu orang tua berinisial Choi. Ia tak kuasa menahan tangis saat menceritakan kondisi anaknya yang baru dititipkan kurang dari sebulan di tempat tersebut.
Saat penggerebekan berlangsung, Choi melihat anaknya diperlakukan secara tidak manusiawi.
Baca Juga: Hasil Piala Uber 2026 Indonesia vs Kanada: Putri KW Kalah, Merah Putih Tertinggal 0-1
"Anak saya ditidurkan di lantai tanpa mengenakan baju, dengan tangan dan kaki diikat menggunakan kain. Bukan dibedong, diikat (diborgol)," ujar Choi dengan nada emosional di Mapolresta Yogyakarta, Sabtu (25/4).
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Dugaan sementara meliputi tindak pidana perlakuan diskriminatif, penelantaran, hingga kekerasan terhadap anak di bawah umur.
Kepolisian masih memeriksa saksi-saksi dan bukti di lapangan untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik operasional daycare yang mengklaim menggunakan kurikulum inovatif tersebut. (naz)
Editor : Mizan Ahsani