Jawa Pos Radar Madiun - Operator taksi listrik asal Vietnam, Green SM, memberikan pernyataan resmi terkait insiden kecelakaan maut di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit armada Green SM, sebuah rangkaian KRL, dan KA Argo Bromo Anggrek.
Berdasarkan rekaman video yang viral di media sosial, satu unit VinFast VF e34 milik Green SM terlihat berhenti di tengah jalur perlintasan, diduga mengalami mogok.
Posisi kendaraan yang terjebak membuat KRL harus melakukan pengereman mendadak hingga akhirnya tertemper, yang kemudian disusul tabrakan dari belakang oleh KA jarak jauh.
Respons Resmi Green SM Indonesia
Melalui akun Instagram resminya, manajemen Green SM Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam dan berkomitmen untuk kooperatif dalam proses hukum.
"Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung," tulis manajemen @id.greensm, Selasa (28/4).
Perusahaan juga menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan dan kualitas layanan demi menjaga standar keselamatan tinggi bagi seluruh pengguna.
Mengenal Armada Green SM (VinFast VF e34)
Sebelum insiden ini, Green SM dikenal sebagai pelopor taksi 100% listrik yang menawarkan pengalaman perjalanan premium dengan model VinFast VF e34.
Berikut spesifikasinya:
Model: VinFast VF e34 (SUV Listrik).
Fitur Utama: Kamera 360 derajat, sistem hiburan berbasis Android, dan layar sentuh besar.
Keunggulan: Bebas bau bensin, kabin senyap, dan teknologi pintar untuk navigasi.
Dimensi: Dirancang sebagai mobil keluarga yang kompak namun luas untuk menunjang kenyamanan penumpang taksi.
Pihak berwenang kini tengah mendalami apakah insiden "mogok" tersebut murni disebabkan oleh kendala teknis pada sistem penggerak listrik VinFast atau faktor lain.
Kejadian ini menjadi catatan penting bagi industri kendaraan listrik nasional, terutama terkait aspek keselamatan saat melintasi area rawan seperti perlintasan sebidang kereta api. (naz)
Editor : Mizan Ahsani