Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih: 639 Ribu Pelamar Buru Gaji Rp 10 Juta, Persaingan Ketat

Mizan Ahsani • Senin, 4 Mei 2026 | 13:45 WIB
Ilustrasi Kopdes Merah Putih. (Antara)
Ilustrasi Kopdes Merah Putih. (Antara)

Jawa Pos Radar Madiun - Rekrutmen besar-besaran program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) langsung memicu persaingan sengit di pasar kerja nasional.

Pemerintah mencatat sebanyak 639.732 orang mendaftar untuk posisi manajer dengan tawaran gaji sekitar Rp10 juta per bulan.

Data resmi yang disampaikan pemerintah menunjukkan bahwa dari total pelamar tersebut, 483.648 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Kopdes Merah Putih, Zulkifli Hasan, menyebut proses seleksi kini sudah masuk tahap tes kompetensi yang berlangsung pada 3–12 Mei 2026.

Baca Juga: Update Kenaikan Harga BBM Hari Ini 4 Mei 2026: Nonsubsidi Resmi Naik, Pertamina Dex Melonjak Drastis

Tes dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), metode yang juga digunakan dalam seleksi aparatur sipil negara (ASN), dan digelar di 72 titik lokasi di seluruh Indonesia.

Setelah tahap tersebut, peserta masih harus melewati seleksi lanjutan berupa psikotes, uji mental ideologi, hingga pemeriksaan kesehatan pada 20–31 Mei 2026.

Hasil akhir dijadwalkan diumumkan pada 7 Juni 2026.

Tingginya jumlah pelamar membuat posisi manajer Kopdes Merah Putih menjadi salah satu kompetisi kerja paling ketat tahun ini, bahkan disandingkan dengan seleksi ASN dalam hal jumlah pendaftar.

Baca Juga: Update Korupsi Dana CSR BI-OJK, KPK Panggil Eks-Analis Program Sosial Bank Indonesia

Pemerintah menegaskan proses seleksi akan dilakukan secara ketat, transparan, dan bebas dari praktik titipan maupun pungutan liar.

Zulkifli Hasan juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur janji kelulusan dari pihak tidak bertanggung jawab.

Program Kopdes Merah Putih sendiri dirancang sebagai pusat penggerak ekonomi desa, dengan fungsi utama memangkas rantai distribusi dan memperkuat posisi petani serta pelaku usaha lokal.

Selain itu, koperasi ini juga berperan sebagai offtaker hasil produksi masyarakat, termasuk menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani agar tidak jatuh di bawah harga pembelian pemerintah. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#gaji manajer kdmp #loker kopdes merah putih #info lowongan #lowongan #rekrutmen