Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Waspada El Nino 2026: Harga Sapi Kurban di Jawa Timur Mulai Merangkak Naik

Mizan Ahsani • Selasa, 12 Mei 2026 | 08:55 WIB
Ilustrasi sapi kurban
Ilustrasi sapi kurban

Jawa Pos Radar Madiun - Fenomena cuaca ekstrem El Nino yang melanda wilayah Jawa Timur pada awal tahun 2026 mulai memberikan dampak nyata bagi sektor peternakan. Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga hewan kurban, khususnya sapi, terpantau mulai merangkak naik di sejumlah pasar hewan di Jawa Timur akibat terbatasnya pasokan pakan dan penurunan populasi ternak.

Baca Juga: Mau Punya Mobil Mirip Presiden Prabowo? Segini Harga Maung Versi Sipil

Pantauan di beberapa titik seperti Tuban dan Trenggalek menunjukkan adanya lonjakan harga berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta per ekor. Sapi dengan bobot standar 200-220 kg yang sebelumnya dibanderol di kisaran Rp 17,5 juta, kini mulai sulit ditemukan di bawah harga Rp 19 juta. Di pasar regional seperti Pasar Kerek Tuban, sapi kurban kualitas menengah kini rata-rata dipatok pada harga Rp 20 juta hingga Rp 23,5 juta.

Kenaikan ini dipicu oleh musim kemarau yang datang lebih awal dan lebih kering, memaksa peternak mengeluarkan biaya ekstra untuk pengadaan stok pakan hijau yang mulai mengering. Selain itu, beberapa peternak memilih mengurangi jumlah peliharaan guna menghindari risiko kerugian akibat kekeringan ekstrem, yang berujung pada menipisnya stok sapi di pasar lokal.

Baca Juga: 7 Aplikasi Baca Komik Bahasa Indonesia Terbaik 2026, Gratis dan Koleksinya Lengkap!

Menghadapi situasi ini, masyarakat diimbau untuk lebih teliti dalam memilih hewan kurban. Kondisi panas ekstrem dapat memicu stres pada hewan yang berdampak pada kesehatan fisik. Berikut beberapa tips memilih hewan kurban yang sehat di tengah ancaman El Nino:

  1. Cek Aktivitas dan Fisik: Pilih hewan yang aktif bergerak dan memiliki sorot mata yang cerah. Pastikan hidung hewan terlihat basah dan bersih, namun tidak mengeluarkan cairan berlebihan (ingus kental).

  2. Perhatikan Kualitas Bulu: Hewan yang sehat memiliki bulu yang mengkilap dan tidak kusam. Cuaca panas seringkali membuat kulit hewan rentan terhadap penyakit kulit, pastikan tidak ada koreng atau tanda-tanda parasit.

  3. Nafsu Makan Baik: Mintalah penjual untuk memberikan pakan sesaat sebelum transaksi. Hewan yang lahap makan menandakan metabolisme dan kondisi tubuh yang prima meski dalam suhu udara tinggi.

  4. Kelengkapan Gigi: Pastikan hewan sudah cukup umur sesuai syariat (sapi minimal 2 tahun, ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap).

  5. Cek Surat Kesehatan: Wajib meminta Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari dinas terkait untuk memastikan hewan bebas dari penyakit menular.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Sapi Premium untuk Kurban Laris Manis di Ponorogo

Masyarakat disarankan untuk melakukan pembelian lebih awal guna mendapatkan harga yang lebih kompetitif sebelum lonjakan permintaan mencapai puncaknya di dua minggu terakhir menjelang Lebaran Kurban. (*)

*Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.

Editor : Mizan Ahsani
#harga sapi kurban naik #sapi kurban #el nino madiun #cuaca ekstrem