Jawa Pos Radar Madiun - Aktivitas perdagangan hewan ternak di sejumlah wilayah mulai menunjukkan tren peningkatan yang signifikan menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha.
Salah satu titik pusat transaksi yang terpantau mulai dipadati oleh para pedagang dan pembeli adalah Pasar Keppo di Kabupaten Pamekasan.
Masyarakat terlihat mulai melakukan perburuan hewan kurban lebih awal untuk mengamankan stok dan menghindari lonjakan harga yang terlampau tinggi mendekati hari raya.
Baca Juga: Kapan Idul Adha 2026? Ini Perkiraan Jadwal dari Pemerintah, BRIN, NU, dan Muhammadiyah
Berikut adalah rangkuman pantauan terkini mengenai kondisi pasar sapi di Kabupaten Pamekasan menjelang datangnya musim kurban tahun ini.
Pembeli Mulai Lakukan Pemesanan
Para pedagang di lapangan mengaku bahwa para pengunjung pasar saat ini tidak lagi sekadar melihat-lihat kondisi sapi yang dijajakan.
Banyak pembeli yang sudah melakukan survei secara mendalam dan bahkan langsung memberikan uang muka untuk memesan sapi kurban pilihan mereka.
Harga Sapi Merangkak Naik
Meningkatnya permintaan hewan kurban di pasaran secara otomatis memicu kenaikan harga jual sapi di tingkat peternak maupun pedagang lapakan.
Harga sapi berukuran sedang kini dibanderol di kisaran harga dua puluh dua juta hingga dua puluh delapan juta rupiah per ekor.
Sementara itu, sapi berukuran besar dari jenis bibit unggulan seperti limosin dan simmental harganya bisa melonjak naik hingga menembus tiga puluh lima juta rupiah.
Stok Hewan Kurban Dipastikan Aman
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pamekasan, Muharram, memastikan bahwa ketersediaan suplai sapi kurban di wilayahnya masih sangat mencukupi.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, jumlah sapi sehat yang siap diperjualbelikan dan tersedia di pasar tersebut mencapai sekitar tujuh ratus ekor.
Pengawasan Ketat Kesehatan Ternak
Pemerintah daerah melalui dinas terkait bersama aparat juga rutin melakukan inspeksi mendadak untuk memantau langsung kondisi kesehatan hewan ternak.
Para pedagang dilarang keras membawa sapi yang sedang sakit untuk masuk ke area pasar guna mencegah potensi penularan wabah penyakit ke hewan ternak lainnya.
Harga Daging Sapi Masih Stabil
Meskipun harga sapi hidup untuk kebutuhan kurban mengalami lonjakan yang cukup terasa, kondisi berbeda justru terjadi pada patokan harga daging sapi potong.
Harga eceran daging sapi di wilayah Pamekasan terpantau masih sangat normal dan relatif stabil berada di kisaran seratus tiga puluh ribu rupiah per kilogram.
Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
Kepadatan aktivitas transaksi jual beli dan proses bongkar muat sapi yang sampai memakan bahu jalan sempat membuat arus lalu lintas di sekitar Pasar Keppo menjadi tersendat.
Pihak kepolisian dari sektor Galis pun harus turun tangan langsung untuk melakukan pengaturan lalu lintas agar mobilitas dan aktivitas warga tetap berjalan lancar.
Baca Juga: Nobar Film Pesta Babi Ramai Dibubarkan Aparat, Menko Yusril Tegaskan Pemerintah Tak Pernah Melarang
Kesimpulannya, tren kenaikan harga sapi menjelang datangnya momen Idul Adha merupakan siklus tahunan yang sangat wajar terjadi akibat melonjaknya permintaan di pasar.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait akan terus bersinergi guna menjaga stabilitas pasokan hewan ternak yang sehat demi kelancaran ibadah kurban masyarakat. (*)
*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura