Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah resmi menetapkan kenaikan upah minimum tahun 2026 yang mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026. Secara nasional, kenaikan UMR berada di kisaran 4,5% hingga 7% tergantung pertumbuhan ekonomi, inflasi, serta kebutuhan hidup layak di masing-masing daerah.
Wilayah industri dan pusat ekonomi nasional masih mendominasi daftar daerah dengan UMR tertinggi di Indonesia. Berikut daftar lengkap kota dan kabupaten dengan upah minimum tertinggi tahun 2026.
1. Kota Bekasi — Rp5.999.443
Kota Bekasi kembali menjadi daerah dengan UMR tertinggi di Indonesia tahun 2026.
Baca Juga: Heboh Isu Sarwendah dan Gunung Kawi, Tim Hukum Akhirnya Buka Suara
Kenaikan sebesar 5,53% membuat UMR Kota Bekasi hampir menyentuh angka Rp6 juta per bulan. Tingginya aktivitas industri, jasa, dan perdagangan menjadi faktor utama kuatnya standar upah di wilayah ini.
2. Kabupaten Bekasi — Rp5.938.885
Kabupaten Bekasi berhasil naik ke posisi kedua nasional dan menyalip Kabupaten Karawang.
Sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, daerah ini mencatat kenaikan UMR sebesar 6,80%, salah satu yang tertinggi di Pulau Jawa.
3. Kabupaten Karawang — Rp5.886.853
Karawang tetap menjadi salah satu wilayah industri dengan standar upah premium di Indonesia.
Daerah yang dikenal sebagai pusat industri otomotif nasional ini mengalami kenaikan UMR sebesar 5,13% dibanding tahun sebelumnya.
4. DKI Jakarta — Rp5.729.876
Sebagai pusat ekonomi nasional, DKI Jakarta masih berada di jajaran daerah dengan UMR tertinggi.
Baca Juga: Pesulap Merah Tanggapi Nama Sarwendah yang Terseret Isu Pesugihan Gunung Kawi
Kenaikan sebesar 6,17% dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tingginya biaya hidup ibu kota.
5. Kota Depok — Rp5.522.662
Kota Depok mencatat kenaikan UMR sebesar 6,29%.
Sebagai kota penyangga Jakarta yang berkembang pesat, Depok kini menjadi salah satu pusat ekonomi dan hunian favorit di kawasan Jabodetabek.
6. Kota Cilegon — Rp5.469.923
Cilegon dikenal sebagai kota industri baja terbesar di Indonesia.
Didukung sektor industri berat dan kimia, kota ini mencatat kenaikan UMR sebesar 6,67% dan tetap berada di jajaran elit pengupahan nasional.
7. Kota Bogor — Rp5.437.203
Kota Bogor menempati posisi ketujuh dengan kenaikan sebesar 6,05%.
Pertumbuhan sektor jasa, wisata, dan kuliner membuat aktivitas ekonomi di Kota Hujan ini terus berkembang pesat.
Baca Juga: Karina Aespa Bagikan Aktivitas Super Padat, Disebut Kerja Hampir 21 Jam Sehari
8. Kota Tangerang — Rp5.399.406
Kota Tangerang tetap menjadi salah satu wilayah dengan standar upah tinggi di Indonesia.
Sebagai kawasan industri dan logistik yang didukung keberadaan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang mengalami kenaikan UMR sebesar 6,50%.
9. Kota Batam — Rp5.357.982
Batam menjadi daerah dengan persentase kenaikan UMR tertinggi dalam daftar ini, yakni mencapai 7,38%.
Statusnya sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) membuat Batam terus menarik investasi dan tenaga kerja di sektor ekspor serta elektronik.
10. Kota Surabaya — Rp5.288.796
Surabaya menjadi satu-satunya wakil Jawa Timur dalam daftar 10 besar UMR tertinggi di Indonesia tahun 2026.
Sebagai pusat perdagangan dan industri terbesar di Indonesia bagian timur, Surabaya mencatat kenaikan UMR sebesar 5,45%.
Daerah dengan UMR tertinggi di Indonesia tahun 2026 masih didominasi kawasan industri dan pusat ekonomi nasional seperti Bekasi, Karawang, Jakarta, hingga Batam.
Besarnya upah minimum di wilayah-wilayah tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan industri, biaya hidup, serta tingginya kebutuhan tenaga kerja. Meski demikian, besaran UMR juga perlu disesuaikan dengan biaya hidup di masing-masing daerah agar tetap memberikan keseimbangan ekonomi bagi pekerja maupun perusahaan.
Editor : Nur Wachid