Jawa Pos Radar Madiun - Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Palu dan sekitarnya, Selasa (16/6).
Delapan orang dilaporkan luka-luka. Dua di antaranya mengalami luka berat.
"Saat ini orban dirawat di Rumah Sakit Torabelo, Palolo, Kabupaten Sigi," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu Muh. Rizal.
Baca Juga: Jembatan Plapar Ponorogo Diperbaiki Darurat, DPU Jatim Gelontorkan Rp 5 Miliar
Gempa kali ini berpusat 42 kilometer tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer.
Getarannya dirasakan di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, dan Kabupaten Tojo Una-Una.
BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami.
Baca Juga: Update Ranking BWF Terbaru: Alwi Farhan Tembus Top 10 Tunggal Putra, Ubed Naik 9 Tingkat
Namun, hingga siang tadi telah tercatat terjadi 21 kali gempa susulan.
Menurut BMKG, gempa yang mengguncang Palu termasuk kategori gempa dangkal.
Berdasarkan hasil analisis, sumber gempa berasal dari aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
Sementara, tim SAR Palu bersama petugas gabungan terus melakukan pemantauan dan pendataan dampak kerusakan bangunan.
“Berdasarkan hasil koordinasi sementara dengan instansi terkait, tidak ada laporan korban jiwa," kata Rizal.
"Pendataan terhadap dampak dan kerusakan akibat gempa masih terus dilakukan,” imbuhnya.
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto