Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Patut Dicontoh, KDMP di Klaten Mampu Gaji Karyawan Sendiri setelah Raup Omzet Rp 40 Juta Sebulan

Satrio Jati • Senin, 13 Juli 2026 | 07:17 WIB
Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP. (ANTARA)
Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP. (ANTARA)

Jawa Pos Radar Madiun - Koperasi Merah Putih (KDMP) Desa Bentangan di Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten Jawa Tengah patut menjadi contoh nyata bagi tata kelola kelembagaan desa.

Koperasi ini telah berhasil menggaji dua orang pegawainya masing-masing sebesar Rp1,5 juta per bulan yang bersumber langsung dari pendapatan operasional usaha mereka.

Ketua KDMP Bentangan Bambang Gunarsa menjelaskan bahwa kedua pegawai tersebut merupakan anggota koperasi setempat yang bertugas membantu operasional bisnis harian.

Tugas mereka meliputi pengelolaan gerai sembako penjualan pupuk sektor pertanian hingga distribusi gas LPG untuk kebutuhan warga.

"Alhamdulillah KDMP sudah bisa memberi gaji selama 12 bulan ini," kata Bambang saat memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan pengelolaan keuangan lembaga yang dipimpinnya tersebut.

Bambang mengakui besaran upah yang diberikan saat ini ditetapkan secara mandiri dengan menyesuaikan kapasitas arus kas keuangan yang dimiliki koperasi.

Manajemen saat ini memang belum mampu memberikan standardisasi besaran upah operasional yang setara dengan nilai Upah Minimum Kabupaten (UMK) Klaten.

Baca Juga: Pilkades Pacitan 2026: PNS Cukup Izin, PPPK Wajib Mundur

Omzet Bulanan KDMP

Pertumbuhan bisnis yang sehat menjadi modal dasar bagi koperasi ini untuk terus memperkuat struktur modal internal tanpa ketergantungan pihak luar.

KDMP Bentangan yang baru saja resmi didirikan pada Juli 2025 kini sudah mencatatkan nilai omzet penjualan rata-rata mencapai Rp40 juta per bulan.

Dari total pendapatan kotor tersebut unit usaha desa ini sukses mengamankan margin laba bersih sekitar Rp7 juta per bulan.

Meskipun sudah memiliki kemampuan finansial untuk menggaji staf operasional seluruh jajaran pengurus inti koperasi saat ini sepakat untuk tidak menerima honor tetap.

Mereka masih memilih bekerja secara gotong royong tanpa pamrih demi mengejar target penambahan modal pengembangan unit usaha.

Koperasi ini juga secara bertahap terus memperkuat struktur kapasitas bisnis ritel mereka di lapangan.

Pada masa awal pendirian sebagian besar barang belanjaan yang dipajang di gerai masih memanfaatkan sistem konsinyasi atau titip jual dari para pemasok luar.

Namun berkat manajemen keuangan yang sehat saat ini seluruh stok barang dagangan yang tersedia di toko sudah dibeli tunai menggunakan modal mandiri koperasi.

Langkah ini tentu memperbesar margin keuntungan yang bisa didapatkan oleh lembaga untuk masa depan anggota.

Baca Juga: Retro Futuristik! Gandeng C2H4, Casio Luncurkan G-Shock GA-2100 dalam Jumlah Terbatas

Target Nasional Bangun 40 Ribu Gerai

Akselerasi penyebaran program pembinaan ekonomi mikro ini terus dikebut oleh otoritas terkait guna mencakup seluruh pelosok nusantara.

Pemerintah pusat sendiri menargetkan sebanyak 40.000 unit Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih bisa aktif beroperasi penuh hingga akhir tahun 2026 nanti.

Sebagai catatan saat ini sudah ada sebanyak 1.061 gerai KDKMP yang tersebar dan melayani kebutuhan masyarakat di Jawa Tengah serta Jawa Timur.

Selain fokus menyelesaikan target pembangunan infrastruktur fisik pemerintah juga memprioritaskan kesiapan aspek sumber daya manusia lewat berbagai pelatihan manajerial.

Langkah edukasi ini sangat penting dilakukan agar para pengelola lokal memiliki kompetensi tinggi untuk menggerakkan bisnis secara profesional sejak hari pertama dibuka.

Berdasarkan tinjauan data pada sistem Informasi Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) tercatat sebanyak 35.870 titik pembangunan telah terverifikasi.

Dari total angka tersebut sekitar 20.000 unit di antaranya masih dalam tahap konstruksi fisik sedangkan sekitar 15.500 unit lainnya telah dinyatakan rampung total. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#pendapatan #Koperasi Desa Merah Putih #KDMP #klaten #gaji