Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Proyek Gas Raksasa USD 21 Miliar Resmi Dimulai, Blok Masela Siap Perkuat Ketahanan Energi

Tim Content Writer Radar Madiun • Jumat, 17 Juli 2026 | 10:52 WIB
Abadi LNG project concept diagram. (Oedigital.com)
Abadi LNG project concept diagram. (Oedigital.com)

Jawa Pos Radar Madiun - Harapan untuk mengembangkan salah satu ladang gas terbesar di Indonesia akhirnya memasuki babak baru.

Setelah lebih dari dua dekade sejak cadangan gas ditemukan, proyek LNG Abadi di Blok Masela resmi memasuki tahap konstruksi.

Proyek bernilai miliaran dolar ini bukan hanya menjadi tonggak penting bagi sektor energi nasional, tetapi juga diharapkan memperkuat pasokan energi di kawasan Indo-Pasifik.

Pembangunan proyek tersebut dimulai melalui seremoni peletakan batu pertama yang digelar pada Kamis (16/7/2026).

Proyek ini dikembangkan oleh perusahaan energi asal Jepang, Inpex, dengan nilai investasi mencapai US$21 miliar.

Proyek Strategis Bernilai US$21 Miliar

Abadi LNG merupakan salah satu proyek energi terbesar yang saat ini dikembangkan di Indonesia.

Baca Juga: Madiun Batik Heritage 2026 Hadirkan 33 Perajin, Balai Kota Disulap Jadi Galeri Batik

Fasilitas ini akan dibangun di Blok Masela, Maluku, dengan kapasitas produksi gas alam cair (LNG) mencapai 9,5 juta metrik ton per tahun.

Selain membangun kilang LNG, proyek ini juga mencakup pembangunan jaringan pipa gas berkapasitas 150 juta kaki kubik per hari untuk mendukung distribusi energi.

Target operasional pertama ditetapkan pada sekitar 2030, meski pemerintah berharap penyelesaiannya dapat dipercepat.

Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Ketahanan Energi

Presiden Prabowo Subianto yang mengikuti acara groundbreaking secara virtual dari Jakarta menegaskan bahwa proyek ini memiliki arti penting bagi masa depan energi Indonesia.

Ia menilai percepatan pembangunan perlu dilakukan agar Indonesia mampu memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memenuhi kebutuhan gas yang terus meningkat.

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Inpex, Takayuki Ueda, menilai proyek Abadi memiliki peran strategis bagi kawasan.

> "Abadi is an extremely important project that contribute to energy security in Japan and across the Indo-Pacific region."

Menurut Ueda, proyek tersebut akan menjadi salah satu sumber pasokan energi penting bagi Jepang maupun negara-negara di kawasan Indo-Pasifik.

Baca Juga: Baru 8 Parpol di Kota Madiun Perbarui Data, KPU Buka Kesempatan hingga Desember 2026

Sempat Tertunda Lebih dari Dua Dekade

Perjalanan proyek Abadi tidak berlangsung singkat. Cadangan gas di Blok Masela pertama kali ditemukan Inpex pada tahun 2000.

Namun, berbagai kendala membuat pengembangannya terus mengalami penundaan.

Beberapa faktor yang memperlambat proyek antara lain perubahan desain yang diminta pemerintah pada periode sebelumnya, pandemi COVID-19, hingga penyesuaian rencana pembangunan fasilitas penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture).

Kini, setelah seluruh tahapan persiapan diselesaikan, proyek akhirnya memasuki fase konstruksi.

Mayoritas Produksi Dipasok untuk Kebutuhan Dalam Negeri

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pembangunan sumur produksi akan dilakukan bersamaan dengan pembangunan fasilitas pendukung seperti terminal dan dermaga agar proses pengerjaan berjalan lebih efisien.

Pemerintah juga memastikan sebagian besar hasil produksi gas akan dimanfaatkan untuk kebutuhan nasional.

Baca Juga: NASA Batalkan Rencana Modul Inti ISS, Industri Antariksa Komersial Akhirnya Menang

Sedikitnya 60 persen produksi gas dari proyek Abadi direncanakan memasok pasar domestik, sementara sisanya dialokasikan untuk memenuhi kontrak ekspor.

Sejumlah pembeli juga telah menandatangani kesepakatan awal pembelian LNG dari proyek ini.

Salah satunya adalah anak perusahaan PT PLN yang berencana membeli 37,5 juta ton LNG selama 15 tahun.

Proyek Diharapkan Perkuat Posisi Indonesia

Keberadaan proyek LNG Abadi diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi gas nasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemasok LNG utama di kawasan Asia.

Dengan investasi besar, pembangunan infrastruktur pendukung, serta prioritas pemenuhan kebutuhan dalam negeri, proyek ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di masa mendatang. (*)

*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
Sumber : oedigital.com
Blok Masela Proyek LNG Abadi Inpex Ketahanan Energi Indonesia prabowo subianto