Jawa Pos Radar Madiun - Makin panjang saja daftar kepala daerah yang kena OTT KPK.
Terbaru, lembaga antirasuah itu menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
Ini merupakan OTT ke-18 yang dilakukan KPK selama 2026. Intip profil Anom Widiyantoro.
Baca Juga: Kepala Daerah Dilarang Pecat PPPK karena Kesulitan Bayar Gaji, Pusat Janjikan Tambahan TKD
“Benar (Anom kena OTT)," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto dikutip dari Antara.
Sebelumnya, KPK sempat melakukan rapat koordinasi pencegahan korupsi dengan Anom dan jajaran Pemkab Pemalang di Gedung Merah Putih KPK pada 16 Juni 2025.
Kala itu, KPK menyoroti tiga titik rawan korupsi yakni penganggaran, pengadaan barang dan jasa serta pengelolaan SDM.
Baca Juga: Perry Warjiyo Mundur dari BI, KPK Buka Suara Terkait Pemeriksaan Kasus Korupsi CSR BI-OJK
Profil Anom Widiyantoro
Anom terpilih sebagai Bupati Pemalang periode 2025–2030 setelah memenangi Pilkada 2024 silam.
Anom bersama wakilnya Nurkholes dilantik pada 20 Februari 2025 .
Anom lahir di Cimahi, Jawa Barat, pada 1970.
Dia merupakan lulusan S1 Manajemen Keuangan Universitas Diponegoro Semarang dan lulus pada 1996.
Kemudian, melanjutkan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Padjadjaran Bandung dan meraih gelar magister pada 2005.
Sebelum menekuni dunia politik, Anom berkarier di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Wika).
Sejumlah jabatan penting pernah diduduki selama di WIKA. Mulai staf ahli, auditor internal, manajer keuangan dan operasi, hingga general manager.
Setelah itu, Anom menjabat sebagai Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko PT Hotel Indonesia Properti (PT HIPA) pada 2021–2024.
Pada 2024 dia memutuskan mengundurkan diri untuk maju Pilkada Pemalang 2024.
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto