Update Gempa NTT: Tsunami Sempat Terdeteksi 0,94 Meter, Peringatan Berakhir

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:53 WIB
Ilustrasi gempa dan tsunami.
Ilustrasi gempa dan tsunami.

Jawa Pos Radar Madiun – Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi, sempat memicu tsunami di sejumlah wilayah.

Data terbaru BMKG menunjukkan gelombang terdeteksi hingga setinggi 0,94 meter di Maurole, Ende.

BMKG saat ini telah menyatakan potensi tsunami berakhir.

Informasi resmi BMKG mencatat gempa M 7,7 terjadi pukul 04.58.24 WIB, berlokasi sekitar 30 kilometer timur laut Mbay-Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer.

Sebelumnya, gempa tersebut memicu peringatan dini tsunami.

Berdasarkan pemodelan awal, sejumlah wilayah di NTT, NTB, dan Sulawesi Selatan sempat masuk dalam daerah yang berpotensi terdampak.

Baca Juga: Saatnya Liburan! Promo HUT RI, Pelita Air Tebar Diskon Tiket hingga 45 Persen untuk Semua Rute

Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah

Pemutakhiran BMKG pukul 06.28 WIB menunjukkan perubahan muka air laut terdeteksi di sejumlah titik setelah gempa.

Tinggi gelombang terbesar dalam data tersebut tercatat di Maurole, Ende, yakni 0,94 meter pada pukul 05.27 WIB.

Gelombang juga terdeteksi di Labuan Bajo setinggi 0,36 meter, Pelabuhan Kewapante-Sikka 0,38 meter, Flores Timur 0,25 meter, Sikka 0,19 meter, Dompu 0,17 meter, serta Bakalang-Alor 0,14 meter.

Data BMKG berikutnya juga mencatat perubahan muka air laut di Bulukumba mencapai 0,54 meter, Baubau 0,30 meter, dan Kolaka 0,23 meter.

Baca Juga: Kuasa Hukum Sugiri Soroti Vonis Hakim, Uang Rp 500 Juta Diklaim Pinjaman

Gempa Susulan Terjadi

Setelah gempa utama, BMKG mencatat sejumlah gempa berkekuatan di atas magnitudo 5. Di antaranya gempa M 6,2 pada pukul 05.28 WIB sekitar 45 kilometer timur laut Mbay-Nagekeo.

Kemudian M 5,6 terjadi pada pukul 05.37 WIB di timur laut Labuan Bajo dan M 5,3 pada pukul 05.53 WIB di barat laut Ruteng, Manggarai.

BMKG sebelumnya mengingatkan masyarakat agar tetap tenang, mengikuti informasi resmi, serta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat guncangan. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
gempa hari ini gempa ntt Tsunami bmkg