Jawa Pos Radar Madiun – KA Kahuripan temper pria di Sukomoro, Sabtu (22/8).
Korban belum teridentifikasi hingga proses penanganan dilakukan kepolisian.
Insiden melibatkan KA 274 Kahuripan relasi Kiaracondong–Blitar di jalur hulu KM 115+3/2 antara Kertosono–Blitar, sekitar sinyal masuk Stasiun Sukomoro. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 10.11.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, petugas langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari masinis.
Koordinasi dilakukan dengan PPKA Stasiun Sukomoro, petugas pengamanan, serta pihak terkait untuk memastikan kondisi rangkaian dan jalur.
’’Setelah dilakukan pemeriksaan oleh masinis, kondisi sarana KA 274 dinyatakan aman. Kondisi jalur juga dipastikan aman sehingga perjalanan kereta api dapat kembali berjalan normal,’’ ujarnya.
Insiden temperan KA Kahuripan tersebut menyebabkan perjalanan kereta mengalami keterlambatan sekitar enam menit.
KA Kahuripan tiba di Stasiun Sukomoro pukul 10.12. Setelah proses pemeriksaan dan penanganan, kereta kembali diberangkatkan pukul 10.17.
KAI memastikan perjalanan kereta lainnya di wilayah Daop 7 Madiun tidak terdampak kejadian tersebut.
Sementara itu, penanganan korban dikoordinasikan dengan Polsek Sukomoro.
Berdasarkan informasi sementara, korban merupakan seorang pria yang diperkirakan berusia 55–60 tahun.
Petugas belum menemukan identitas korban.
’’KAI Daop 7 Madiun menyayangkan kejadian ini dan menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,’’ kata Tohari.
KAI kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di jalur kereta api.
Kereta memiliki jarak pengereman panjang sehingga tidak dapat berhenti secara mendadak ketika terdapat orang maupun benda di lintasan.
’’Jangan berada di jalur KA karena kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak. Keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat merupakan tanggung jawab bersama,’’ tegasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto