Jawa Pos Radar Madiun – Nama Komjen Pol. Suyudi Ario Seto tengah menjadi sorotan usai secara aklamasi disetujui oleh Komisi III DPR RI sebagai calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang baru.
Di balik persetujuan tersebut, publik tentu penasaran dengan rekam jejak finansial jenderal bintang tiga ini.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Suyudi tercatat memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 5.847.000.000 atau Rp 5,84 miliar.
Data kekayaan tersebut merujuk pada laporan periodik tahun 2025 yang disampaikannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 28 Maret 2026.
Saat itu, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 ini masih menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Melansir laman resmi elhkpn.kpk.go.id, porsi terbesar dari kekayaan Suyudi ditopang oleh aset properti.
Ia tercatat mengantongi dua aset tanah dan bangunan yang seluruhnya berlokasi di Jakarta Selatan.
Rinciannya, satu bidang tanah dan bangunan seluas 176 meter persegi/225 meter persegi ditaksir bernilai Rp 2.400.000.000.
Sementara aset properti lainnya dengan luas 162 meter persegi/210 meter persegi tercatat memiliki nilai Rp 2.200.000.000. Jika diakumulasikan, total aset properti milik Suyudi mencapai Rp 4.600.000.000.
Baca Juga: Sah! Komisi III DPR Setujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Baru, Ini Profilnya
Nihil Utang dan Koleksi Kendaraan
Beralih ke isi garasinya, Suyudi melaporkan kepemilikan dua unit kendaraan dengan total nilai Rp 457.000.000.
Aset transportasi tersebut terdiri dari satu unit sepeda motor merek Yamaha keluaran tahun 2025 senilai Rp 27.000.000.
Selain itu, ia juga mencantumkan kepemilikan satu unit mobil jenis hatchback premium, yakni Mini Cooper tahun 2022, yang ditaksir memiliki harga pasar Rp 430.000.000.
Selain aset tetap, kekayaan Suyudi juga disumbang oleh harta bergerak lainnya senilai Rp 40.000.000. Ia turut menyimpan aset berupa kas dan setara kas yang jumlahnya mencapai Rp 750.000.000.
Menariknya, dalam detail laporan LHKPN tersebut, perwira tinggi kepolisian ini tercatat bersih dari kewajiban atau sama sekali tidak memiliki utang (Rp 0).
Diberitakan sebelumnya, langkah Komjen Suyudi untuk menduduki kursi Tribrata 1 berjalan sangat mulus.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, memastikan seluruh fraksi telah memberikan lampu hijau usai menggelar uji kelayakan dan kepatutan pada Kamis (1/10) di kompleks parlemen, Senayan.
"Dengan telah selesainya penyampaian persetujuan secara aklamasi, maka selesai acara hari ini. Kita langsung ke paripurna," pungkas Habiburokhman di hadapan anggota dewan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani