Harta Kekayaan 26 Anggota Wantimpres Prabowo, Dato Sri Tahir dan Chairul Tanjung Tembus Triliunan

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 06:27 WIB
Rocky Gerung dalam diskusi demokrasi di I-Club, Kota Madiun, Jumat 22 November 2024.
Rocky Gerung dalam diskusi demokrasi di I-Club, Kota Madiun, Jumat 22 November 2024.

Jawa Pos Radar Madiun – Presiden Prabowo Subianto secara resmi telah melantik 26 tokoh nasional untuk mengisi kursi keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (2/10).

Di jajaran pimpinan, Pratikno dipercaya sebagai Ketua Wantimpres, didampingi Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris.

Dari puluhan tokoh berlatar belakang pengusaha, politikus, hingga purnawirawan yang dilantik, rincian harta kekayaan mereka menarik untuk disimak.

Berdasarkan penelusuran data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di laman resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), rentang kekayaan para penasihat presiden ini sangat bervariasi.

Dato' Sri Tahir dan Chairul Tanjung menduduki posisi puncak dengan total kekayaan menembus angka triliunan rupiah.

Berikut adalah daftar rincian harta kekayaan anggota Wantimpres yang telah melaporkan LHKPN-nya, diurutkan dari nominal yang paling besar:

Baca Juga: Fenomena Unik Pilkades Serentak Pacitan 2026, Dua Pasutri Saling Bersaing Berebut Kursi Kades

LHKPN Wantimpres, dari Terkaya

1. Dato’ Sri Tahir (Anggota)

Total Harta: Rp 9.354.883.428.084 (Rp 9,35 triliun)

Keterangan: Terakhir lapor 2 Mei 2025 sebagai anggota Wantimpres RI.

2. Chairul Tanjung (Anggota)

Total Harta: Rp 7.487.982.516.300 (Rp 7,49 triliun)

Keterangan: Terakhir lapor 31 Oktober 2014 sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

3. Muhammad Qodari (Sekretaris merangkap Anggota)

Total Harta: Rp 300.591.467.679 (Rp 300,59 miliar)

Keterangan: Terakhir lapor 31 Maret 2026 sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

4. Bambang Soesatyo (Anggota)

Total Harta: Rp 212.169.365.934 (Rp 212,17 miliar)

Keterangan: Terakhir lapor 31 Maret 2026 sebagai Anggota DPR RI.

5. Ignasius Jonan (Anggota)

Total Harta: Rp 85.311.195.966 (Rp 85,31 miliar)

Baca Juga: Kangen Masakan Nusantara, Megawati Hangestri ke Gyeongju: Hadiahi Sopir Taksi Jajanan Indonesia 

Keterangan: Terakhir lapor 25 Maret 2019 sebagai Menteri ESDM.

6. Said Aqil Siroj (Anggota)

Total Harta: Rp 50.533.234.913 (Rp 50,53 miliar)

Keterangan: Terakhir lapor 17 Maret 2026 sebagai Anggota Dewan Pengarah BPIP.

7. Anwar Usman (Anggota)

Total Harta: Rp 37.950.787.735 (Rp 37,95 miliar)

Keterangan: Terakhir lapor 4 Maret 2026 sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi.

8. Budi Gunawan (Anggota)

Total Harta: Rp 36.234.868.425 (Rp 36,23 miliar)

Keterangan: Terakhir lapor 16 Januari 2025 sebagai Menko Polkam.

Baca Juga: Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Madiun Susun Strategi Pengawasan Orang Asing di Ngawi

9. Soekarwo (Anggota)

Total Harta: Rp 36.134.840.662 (Rp 36,13 miliar)

Keterangan: Terakhir lapor 19 Maret 2025 sebagai Anggota Wantimpres RI.

10. Muhammad Hatta Rajasa (Wakil Ketua merangkap Anggota)

Total Harta: Rp 30.234.920.585 (Rp 30,23 miliar) dan USD 75.092

Keterangan: Terakhir lapor 20 Mei 2014 saat menjadi Cawapres RI.

11. Pratikno (Ketua merangkap Anggota)

Total Harta: Rp 22.749.618.374 (Rp 22,75 miliar)

Keterangan: Terakhir lapor 26 Maret 2026 sebagai Menko PMK.

12. Salim Segaf Aljufrie (Anggota)

Total Harta: Rp 9.652.947.274 (Rp 9,65 miliar)

Keterangan: Terakhir lapor 18 Desember 2014 sebagai Menteri Sosial.

13. Ida Bagus Purwalaksana (Anggota)

Total Harta: Rp 8.967.501.947 (Rp 8,97 miliar)

Keterangan: Terakhir lapor 27 Maret 2026 sebagai Komisaris PT Agrinas Pangan Nusantara.

Belum Tercatat di LHKPN

Selain ke-13 tokoh di atas, terdapat 13 anggota Wantimpres lainnya yang data kekayaannya belum tercatat atau belum melakukan pelaporan terbaru di sistem LHKPN KPK.

Mereka adalah Sinta Nuriyah Wahid, Muhammad Quraish Shihab, Agum Gumelar, Muhammad Anwar Iskandar, Yahya Cholil Staquf, Jusuf Wanandi, Rocky Gerung, Philip Kuncoro Wijaya, Budi Santoso Tanuwibowo, Muhammad Hatta, Jusuf Hamka, Margarito Kamis, dan Jacky Manuputty. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
harta kekayaan lhkpn wantimpres rocky gerung prabowo