Ganjil Genap Pertalite di Bali Mulai Berlaku, Antrean SPBU Berangsur Berkurang

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:30 WIB
ANTREAN BERKURANG: Penerapan sistem ganjil-genap pengisian Pertalite di Bali mulai menunjukkan perbaikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU pada Sabtu (17/10).
ANTREAN BERKURANG: Penerapan sistem ganjil-genap pengisian Pertalite di Bali mulai menunjukkan perbaikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU pada Sabtu (17/10).

DENPASAR – Antrean kendaraan di sejumlah SPBU Bali mulai berkurang setelah pemberlakuan sistem ganjil-genap pengisian Pertalite, Sabtu (17/10).

Pertamina Patra Niaga menyebut pengaturan tersebut menunjukkan hasil positif pada hari pertama penerapan.

Di sisi lain, pasokan BBM dipastikan tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, penerapan ganjil-genap merupakan hasil koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali.

Kebijakan tersebut merujuk Surat Gubernur Bali Nomor B.21.500.1/16673/V/DISNAKER.ESDM.

’’Kami melihat perkembangan positif di hari pertama penerapan ganjil-genap pengisian BBM ini. Antrean di beberapa SPBU mulai menunjukkan perbaikan secara bertahap,’’ ujarnya.

Menurut Ahad, berkurangnya antrean tidak hanya mempercepat pelayanan kepada konsumen.

Kondisi tersebut juga membantu kelancaran distribusi karena mobil tangki dapat bergerak dari terminal menuju SPBU dengan hambatan lalu lintas yang lebih sedikit.

Selain pengaturan ganjil-genap, Pertamina meningkatkan kapasitas layanan Pertamina Delivery Service (PDS) sejak 15 Oktober.

Layanan penyaluran Pertalite secara literan itu disediakan di sejumlah SPBU sebagai alternatif untuk mempercepat pelayanan konsumen.

Penguatan distribusi juga melibatkan Kodam IX/Udayana dan Polda Bali.

Aparat membantu pengawalan mobil tangki menuju SPBU sekaligus mendukung kelancaran penyaluran BBM melalui PDS.

Ahad menambahkan, Pertamina bersama Pemprov Bali terus mengevaluasi efektivitas kebijakan tersebut.

Pemantauan dilakukan terhadap panjang antrean, waktu tunggu kendaraan, serta kondisi lalu lintas di sekitar SPBU.

Hasil evaluasi itu menjadi bahan penyesuaian langkah pelayanan dan distribusi agar antrean dapat terus berkurang.

’’Kami terus melakukan pemantauan antrean dan evaluasi setiap hari agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah dan aktivitas sehari-hari kembali berjalan lancar,’’ jelasnya.

Editor : Hengky Ristanto
Ganjil Genap Pertalite SPBU Bali antrean bbm pertamina patra niaga Bali