Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pedagang Pasar Baru Ngawi Gusar Boyongan

Hengky Ristanto • Selasa, 7 Desember 2021 | 23:35 WIB
TINGGAL FINISHING: Waktu pengerjaan rebuilding Pasar Besar Ngawi tersisa sembilan hari lagi. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
TINGGAL FINISHING: Waktu pengerjaan rebuilding Pasar Besar Ngawi tersisa sembilan hari lagi. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Riuh rendah rencana pemindahan pedagang ke Pasar Baru Ngawi (PBN). Menyusul pembangunan ulang pasar rakyat itu mendekati akhir pada 15 Desember nanti.


Akan tetapi, dinas perdagangan, perindustrian, dan tenaga kerja (DPPTK) hingga kini urung menentukan mekanisme boyongan. ‘’Banyak pedagang yang bertanya. Tapi, kami masih menunggu penyerahan bangunan dari rekanan pelaksana (PP Urban, Red),’’ kata Kepala DPPTK Ngawi Yusuf Rosyadi, Selasa (7/12).


Yusuf mengaku masih buta ihwal jumlah kios dan luasan los berjualan hasil rebuilding. Sebab, proyeknya digarap langsung oleh pemerintah pusat. Dia berjanji, inventarisasi segera dilakukan usai penyerahan. ‘’Kami juga akan memperbarui jumlah pedagang,’’ ujarnya.


Dia menyebut, mekanisme pengisian kelak mesti menerapkan asas berkeadilan. Sebab, rawan menimbulkan konflik pedagang. Pedagang yang memiliki lebih dari satu kios, misalnya. Bila menggunakan sistem pengundian, muncul kegusaran kiosnya tidak saling berdekatan.


Ada pula pedagang yang mengkhawatirkan lokasinya tidak lagi sama dengan sebelumnya. ‘’Karena itu, perlu dikaji sisi baik sistem pengundian dan penataannya,’’ tegas Yusuf.


Di sisi lain, DPPTK optimistis proyek senilai Rp 73,4 miliar itu selesai tepat waktu. PP Urban mampu menyelesaikan kendati sisa waktu tinggal sembilan hari. Sementara capaian pengerjaan di atas 90 persen per pekan ini. ‘’Tinggal bagian depan dan beberapa finishing,’’ ujarnya.


Yusuf mengaku tengah menyusun surat kepada Presiden Joko Widodo untuk meresmikan PBN. Launching rencananya bulan ini atau awal Januari 2021. ‘’Karena rebuilding sepenuhnya menggunakan APBN,’’ ucapnya. (sae/c1/cor/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pasar baru ngawi #ngawi