Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Bekas Rumah dr Radjiman Wedyodiningrat di Ngawi Tertutup untuk Umum

Hengky Ristanto • Selasa, 1 Maret 2022 | 17:02 WIB
HARUS JANJIAN: Tidak sembarang orang bisa memasuki kediaman dr Radjiman Wedyodiningrat. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
HARUS JANJIAN: Tidak sembarang orang bisa memasuki kediaman dr Radjiman Wedyodiningrat. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Tak sembarang orang bisa masuk ke dalam bekas kediaman dr Radjiman Wedyodiningrat di Dusun Dirgo, Desa Kauman, Kecamatan Widodaren, Ngawi. Bagi yang ingin mengunjung rumah warisan Ketua BPUPKI itu harus janjian terlebih dahulu.


Ketua Pemuda Desa Kauman Harijanto mengatakan, sebelumnya masyarakat bebas keluar-masuk rumah dengan pekarangan luas dan berdinding tinggi tersebut. Namun, pihak ahli waris kemudian memutuskan untuk menutupnya dengan alasan menghindari timbulnya perbuatan tak terpuji.


Seperti anak bolos sekolah, corat-coret bangunan, hingga berbuat mesum. ‘’Meski begitu, warga di sini menyayangkan penutupan,’’ ujarnya, Selasa (1/3).


Menurut Harjianto, langkah penutupan meski tidak total itu kurang bijak. Alangkah lebih baik dikelola secara profesional. Baik oleh pihak swasta, pemerintah desa (pemdes), maupun pemkab. ‘’Karena rumah peninggalan salah satu pahlawan nasional ini sarat sejarah, dan bisa menjadi media pembelajaran,’’ tuturnya sembari menyebut pengelolaan yang baik dapat menumbuhkan UMKM di kawasan situs rumah dr Radjiman.


Radjiman diketahui pernah hidup mengasingkan diri di Dusun Padaplang, desa setempat, periode 1938–1952. Selain menumbuhkan panji-panji nasionalisme, Radjiman punya peran cukup tinggi dalam bidang kesehatan. ‘’dr Radjiman sudi ke dusun terpencil di Ngawi karena dulu masyarakat di sini terkena wabah pes, kedatangan beliau sangat berarti,’’ ungkap Harjianto. (sae/c1/cor/her)

Editor : Hengky Ristanto
#sejarah #Pariwisata #ngawi