Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kebun Teh Jamus, Hidup Segan Mati Tak Mau

Hengky Ristanto • Jumat, 4 Maret 2022 | 21:49 WIB
TURUN: Agrowisata Kebun Teh Jamus, Ngawi, sepi pengunjung di momen libur panjang pekan ini. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
TURUN: Agrowisata Kebun Teh Jamus, Ngawi, sepi pengunjung di momen libur panjang pekan ini. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Pamor Agrowisata Kebun Teh Jamus, Ngawi, meredup. Destinasi di Kecamatan Ngrambe itu didatangi kurang dari seribu pengunjung saat momen libur panjang Hari Raya Nyepi kemarin (3/3), Isra Mikraj (28/2), dan akhir pekan lalu. ‘’Padahal biasanya saat libur nasional tembus 2.000 pengunjung,’’ kata Ahmad Hari, koordinator pengelola Agrowisata Kebun Teh Jamus, Jumat (4/3).


Hari menyadari Kebun Teh Jamus tidak lagi diminati wisatawan. Dia mengibaratkan dengan pepatah hidup segan mati tak mau. Pelancong lebih menyukai wisata yang kekinian. Karena itu, pihaknya akan berbenah sebelum masa hak guna usaha (HGU) berakhir pada 2026. ‘’Wajah Kebun Teh Jamus akan diubah total,’’ ujarnya.


Upaya mempersolek wisata menggandeng pihak luar. Tim survei dan konsultan telah melakukan survei untuk menambah wahana. Di sisi lain, pihaknya berencana memperpanjang HGU ke Badan Pertanahan Nasional. ‘’Sedang diproses persyaratannya,’’ ucap Hari.


Menurut dia, pamor meredup bukan satu-satunya biang sepi pengunjung di momen libur panjang kali ini. Alasan lainnya bertepatan dengan musim penghujan. Bila sejak pagi mendung, pengunjung mustahil membeludak. ‘’Kalau hujan, orang malas datang,’’ tuturnya sembari menyebut penyebab lainnya masih pandemi Covid-19. (sae/c1/cor/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Pemkab Ngawi #Pariwisata #Kebun Teh Jamus