Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemkab Ngawi Ogah Tindak Lanjuti Rekomendasi Kemen PAN-RB, Ini Alasannya

Hengky Ristanto • Selasa, 29 Maret 2022 | 23:31 WIB
ASET: Rekomendasi Kemen PAN-RB kepada Pemkab Ngawi terkait pemindahan pusat pelayanan belum dapat ditindaklanjuti. (R BAGUS RAHADI/RADAR MADIUN)
ASET: Rekomendasi Kemen PAN-RB kepada Pemkab Ngawi terkait pemindahan pusat pelayanan belum dapat ditindaklanjuti. (R BAGUS RAHADI/RADAR MADIUN)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Ngawi tidak dapat menindaklanjuti satu rekomendasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Yakni, memindahkan lokasi pusat pelayanan mal pelayanan publik (MPP) yang hendak dibangun dari lantai dua ke lantai dasar. Pengalihan itu mengakomodasi pengunjung dari kalangan lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.


Kepala DPMPTSP Ngawi Totok Sudaryanto menerangkan, rekomendasi pusat tidak dapat ditindaklanjuti karena bakal mengubah konsep MPP. Rencananya lantai dasar dimanfaatkan untuk showroom berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). ‘’Karena selain pelayanan publik, MPP menjadi pusat perbelanjaan produk lokal,’’ katanya, Selasa (29/3).


Totok menyampaikan, akses naik-turun pengunjung dari lantai atas ke bawah nantinya dipermudah. Pihaknya bakal membangun tangga landai. Opsi menyediakan lift ditepikan karena tidak memungkinkan. Selain hanya dua lantai, biayanya juga lebih besar. ‘’Nantinya disiapkan petugas khusus yang membantu kelompok rentan,’’ ujarnya.


Menurut Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, MPP yang dilengkapi showroom UMKM bakal menjadi pilot project nasional. Sebab, kebanyakan MPP di berbagai daerah hanya untuk pelayanan publik. ‘’MPP di Ngawi nantinya mengintegrasikan pusat pelayanan publik dengan pusat kegiatan ekonomi,’’ tuturnya. (sae/c1/cor/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Pemkab Ngawi #mal pelayanan publik #Kemen PAN-RB