NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Ngawi mengklaim progres perbaikan bangunan 10 SMP dan 14 SD on the track. Terhitung kemarin (6/10), realisasi pengerjaan yang disebutkan pertama itu rata-rata mencapai 40 persen sejak dimulai Juli lalu.
Sedangkan untuk satuan pendidikan di bawahnya telah menyentuh 50 persen dalam periode pengerjaan yang sama. ‘’Kami optimistis semua pengerjaannya selesai 100 persen di pertengahan Desember nanti,’’ kata Kepala Dikbud Ngawi Sumarsono.
Rehabilitasi bangunan 24 lembaga pendidikan itu bersumber dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp 48 miliar. Sumarsono berjanji akan terus mengawal pengerjaannya. Baik progres maupun kualitas pembangunan. Sejak tanda tangan kontrak, para rekanan pelaksana diminta untuk tidak serampangan dalam bekerja. ‘’Demi kenyamanan dan keamanan karena nantinya bangunan dimanfaatkan untuk proses belajar-mengajar,’’ ujarnya.
Sumarsono kembali mengingatkan rekanan pelaksana perihal pengerjaan sesuai progres. Bila tidak, dana tidak dicairkan sesuai termin pembayaran yang telah disepakati dalam kontrak. ‘’Termin pertama 25 persen, kedua 80 persen, dan terakhir 100 persen,’’ sebutnya. (sae/c1/cor)
Editor : Hengky Ristanto