Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kali Tempuk Masuk Deliniasi Benteng Pendem

Hengky Ristanto • Minggu, 16 Oktober 2022 | 22:30 WIB
PUNYA NILAI SEJARAH: Kali Tempuk yang merupakan pertemuan aliran Bengawan Solo dan Bengawan Madiun masuk deliniasi Benteng Van den Bosch. (DOKUMEN JAWA POS RADAR NGAWI)
PUNYA NILAI SEJARAH: Kali Tempuk yang merupakan pertemuan aliran Bengawan Solo dan Bengawan Madiun masuk deliniasi Benteng Van den Bosch. (DOKUMEN JAWA POS RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyetujui Kali Tempuk masuk deliniasi Benteng Van den Bosch. Keputusan itu diambil setelah tim kepanjangan tangan Kementerian PUPR itu rapat koordinasi dengan tim deliniasi kawasan cagar budaya nasional itu Kamis (12/10) lalu.


Pertemuan tersebut dibarengi dengan peninjauan lokasi pertemuan aliran Bengawan Solo dengan Bengawan Madiun tersebut. ‘’Tim BBWS Bengawan Solo sepakat dengan mempertimbangkan penguatan perlindungan aliran Bengawan Solo dan Bengawan Madiun,’’ kata Kabid Perekonomian Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ngawi Totok Sugiharto, Minggu (16/10).


Totok mengatakan, pemkab punya konsekuensi membantu melestarikan Bengawan Solo dan Bengawan Madiun. Sebab masuk wilayah cagar budaya nasional. Seandainya kelak ada pengembangan wisata air, pelaksanaannya mesti mempertimbangkan kelestarian lingkungan. ‘’Karena pertemuan kedua bengawan ini bagian penting dari sejarah Benteng Pendem (nama lain Benteng Van den Bosch, Red),’’ tuturnya.


Kendati masuk deliniasi Benteng Pendem, kuasa pemeliharaan sungai tetap menjadi tanggung jawab BBWS Bengawan Solo. Sebab bukan dalam rangka pengalihan aset.  Namun, pemkab wajib melapor seandainya menemukan perusakan wilayah Bengawan Solo atau Bengawan Madiun. ‘’Sifatnya hanya koordinasi,’’ ucap Totok. (sae/cor)

Editor : Hengky Ristanto
#BBWS Bengawan Solo #Pemkab Ngawi #Kali Tempuk #benteng pendem #ngawi #Kementerian PUPR