Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Fasilitas RPH di Ngawi Layak, Namun Peminatnya Rendah

Hengky Ristanto • Kamis, 10 November 2022 | 02:46 WIB
PEMELIHARAAN RUTIN: Petugas melakukan kontrol dan perawatan alat rumah pemotongan hewan. (NOBEL SAKTI/JAWA POS RADAR NGAWI)
PEMELIHARAAN RUTIN: Petugas melakukan kontrol dan perawatan alat rumah pemotongan hewan. (NOBEL SAKTI/JAWA POS RADAR NGAWI)
NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Sayang seribu sayang. Fasilitas rumah pemotongan hewan (RPH) di Ngawi telah memenuhi standardisasi. Namun, minat masyarakat Ngawi menyembelih ternak sapinya di tempat itu masih rendah.


Kepala UPT RPH Ngawi Bagus Yudo mengatakan, aktivitas penyembelihan ternak saat ini musiman bukan harian. Bila musim hajatan, pihaknya dapat memotong dua hingga lima ekor sapi per hari. Jumlahnya meningkat lima kali lipat saat perayaan Idul Adha. ‘’Idul Adha tahun ini memotong 22 ekor sapi,’’ ungkapnya.


Bagus mengklaim peralatan di RPH mumpuni. Juga mengantongi nomor kontrol veteriner (NKV). Artinya, persyaratan higienitas dan sanitasi sebagai kelayakan dasar jaminan keamanan pangan telah terpenuhi.


‘’Kami menjaga daging yang keluar RPH layak konsumsi. Tapi masih sepi warga yang memotong sapinya di sini,’’ ujarnya sembari menyebut agar RPH ramai butuh promosi masif.


Dia mengungkapkan, kemampuan pemotongan RPH maksimal 30 ekor sapi per harinya. Ada satu juru sembelih yang telah memiliki sertifikat nasional. Empat petugas membantu proses pengulitan. Pihaknya menambah juru sembelih bila permohonan penyembelihan tinggi. ‘’Tarif retribusi Rp 25 ribu per ekor,’’ pungkasnya. (tr1/cor) 
Editor : Hengky Ristanto
#sapi #Daging Sapi #rumah pemotongan hewan #RPH #hewan ternak