‘’Pengunjungnya di kisaran dua sampai 10 orang per hari,’’ kata Yoga Bagus, operator Galeri Industri Kayu, kemarin.
Menurut Yoga, pengunjungnya bukan hanya dari Ngawi, tapi juga luar daerah. Ketenarannya membuat warga Belanda kepincut. Turis itu datang sekaligus membeli barang.
Di galeri seluas 40 meter persegi (5x8 meter) ini, 50 unit karya buatan berbagai perajin kayu dipamerkan. Mulai dari piring, tempat minum, pigura, kaligrafi, dan patung. ‘’Sudah 10 karya yang terjual di galeri,’’ ujarnya.
Dia mengatakan, peminat kerajinan kayu dari Ngawi meningkat sejak galeri dibuka. Para perajin kayu pun merasa dibantu pemasaran produknya. ‘’Kami rencananya akan membuat akun jual-beli di marketplace,’’ ucapnya. (tr1/cor) Editor : Hengky Ristanto