‘’Kondisi semuanya baik sesuai laporan dapodik (data pokok pendidikan)-nya,’’ kata Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dikbud Ngawi Samirun.
Samirun menduga SDN 1 Gandong tidak memperbarui kondisi bangunan sekolah di sistem dapodik. Sebab ada ketidaksesuaian dengan kondisi di lapangan.
Alhasil, sejauh mana kerusakan bangunan tempat 78 siswa mengikuti kegiatan belajar-mengajar (KBM) itu tidak terpantau. ‘’Kami tidak tahu kalau ada kerusakan,’’ ujarnya.
Dikbud bakal mengunjungi SDN 1 Gandong untuk melihat kondisi kerusakannya. Penilaian itu untuk menghitung pagu anggaran perbaikannya tahun depan. ‘’Kami akan menggandeng DPUPR (dinas pekerjaan umum dan penataan ruang),’’ ucapnya. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto