Standardisasi luasan BGH terpenuhi setelah Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko merelakan rumah dinasnya untuk menjadi bagian Pasar Beran.
Lokasinya tepat di sebelah utara Pasar Beran dengan luas tanah 5.000 meter persegi. ‘’Hanya penyesuaian desain saja, tidak sampai benar-benar menyusun lagi dari awal,’’ kata Kepala DPPTK Ngawi Yusuf Rosyadi, Minggu (18/12).
DPPTK perlu segera merevisi dokumen perencanaan lantaran pemerintah pusat telah merestui proyek rebuilding-nya.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memasukkan anggaran Rp 21,8 miliar proyek itu di dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) tahun depan. ‘’Kami percepat penyesuaian DED (detail engineering design)-nya,’’ ujarnya.
Yusuf mengatakan, DED relokasi ratusan pedagang Pasar Beran dalam proses penyusunan. Aktivitas jual-beli 629 pedagangnya bakal dipindahkan ke Jalan Baiturrahman dan Jalan Glatik untuk sementara waktu.
Lokasinya dipandang prospektif karena hanya berjarak sekitar 50 meter dari Pasar Beran. ‘’Relokasinya akan dilakukan DPUPR (dinas pekerjaan umum dan penataan ruang),’’ ucapnya.
Kepala DPUPR Ngawi Mohammad Sadli mengatakan, besaran anggaran boyongan pedagang masih menunggu DED relokasi. Dokumen itu sebagai dasar membangun ratusan bedak. ‘’Yang jelas anggarannya sudah dialokasikan untuk tahun depan,’’ ujarnya. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto