Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pemkab Ngawi Hadapi Gelombang Pensiun Abdi Negara, 534 ASN Pensiun Tahun Ini

Hengky Ristanto • Sabtu, 7 Januari 2023 | 00:55 WIB
ILUSTRASI: ASN (DOK RADAR MADIUN)
ILUSTRASI: ASN (DOK RADAR MADIUN)
NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Ngawi menghadapi gelombang pensiun aparatur sipil negara (ASN) tahun ini. Badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) mendata 534 abdi negara memasuki masa purnatugas.

Sekitar 60 persen di antaranya merupakan guru. ‘’Kebanyakan dari kalangan ASN tenaga pendidikan,’’ kata Kepala BKPSDM Ngawi Idham Karima, Kamis (5/1).

Idham mengatakan, 534 abdi negara yang memasuki purnatugas dicek dari batas usia pensiun (BUP). Jumlah ASN yang tidak akan mengabdi tahun ini masih berpeluang bertambah.

Seandainya ada ASN yang mengajukan pensiun dini, pensiun karena uzur, atau meninggal di tahun berjalan. ‘’Data 534 ASN ini masih perkiraan,’’ ujarnya.

Gelombang berkurangnya jumlah ASN telah terjadi tahun lalu. Ada 527 ASN yang tidak lagi mengenakan seragam batik Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Perinciannya, 475 ASN pensiun; meninggal dunia (44); permintaan sendiri (5); dan pensiun karena uzur (3).

‘’Kekosongannya ditutup seleksi CPPPK (calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) dengan formasi 1.270 tenaga pendidikan dan 175 tenaga kesehatan,’’ urainya.

Di tahun ini, lanjut Idham, pemerintah pusat berencana membuka rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) dan CPPPK. Pihaknya masih menunggu jadwal pelaksanaan dari Kementerian PAN-RB.

‘’Daerah diimbau untuk mengusulkan formasi CASN dan CPPPK sesuai dengan jumlah ASN yang pensiun,’’ ucapnya. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto
#Pemkab Ngawi #kepegawaian #CPPPK #casn #BKPSDM Ngawi #abdi negara #asn #asn pensiun