Kendati mengalami gangguan kejiwaan, Agus menilai Kateno cukup lihai. Sebab mampu memaksimalkan upaya petugas menutup pintu untuk bergegas kabur. Apalagi, pernah melarikan diri tiga tahun lalu. ‘’Sebenarnya kondisi kejiwaan pasien yang kabur ini sudah sedikit tenang dan terlihat normal,’’ ujarnya.
Agus mengatakan, sekeliling RSUD dr Soeroto dibangun pagar setinggi dua meter. Namun, nyatanya Kateno mampu melompatinya. Pihaknya coba memperketat pengamanan dengan memasang gembok tiga ruangan di ruang Teratai. ‘’Sebelumnya hanya dua yang dipasang gembok rantai,’’ ucapnya. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto