Hingga kemarin (18/1), proses pencarian yang dilakukan tim search and rescue (SAR) gabungan belum membuahkan hasil.
Budi Supriyanto, kepala Ruang Teratai RSUD dr Soeroto mengungkapkan, Kateno kabur setelah jam makan sore. Salah seorang petugas hendak masuk dari ruang rehabilitasi untuk mengambil wadah makanan menggunakan troli.
Ketika membuka gembok pintu, Kateno ternyata berdiri di dekat pintu dan menerobos keluar. Upaya mengejar tidak seketika dapat dilakukan. ‘’Karena petugas harus menutup pintunya lebih dulu agar pasien lain tidak kabur,’’ ujarnya.
Setelah pintu terkunci, petugas menyisir seluruh area dalam dan luar RSUD dr Soeroto. Sejumlah saksi mata menyampaikan bahwa orang dengan ciri-ciri mirip Kateno berlari menuju arah timur rumah sakit.
Salah satunya mengenakan kaos warna merah, pakaian khusus pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) rumah sakit pelat merah itu. Kemudian belok ke utara yang merupakan arah aliran Bengawan Solo. Lokasinya memang bersebelahan. ‘’Dicari-cari tapi tetap tidak ketemu,’’ ucapnya.
Budi menambahkan, salah seorang pemancing ikan sempat melihat orang yang mengenakan kaus warna berenang di aliran Bengawan Solo. Saksi mata menduga pria itu hendak menyeberang. Belum sampai di tepian, orang yang dimaksud berteriak minta tolong. Tubuhnya lantas hanyut tenggelam lantaran arus cukup deras. ‘’Dugaannya pasien yang kabur,’’ ujarnya.
Kateno sudah empat hari dirawat di ruang Teratai. Dia dibawa perangkat Desa Semen dan Polsek Paron karena sempat mengamuk. Aksinya dinilai membahayakan keluarga dan tetangga. Kateno tercatat sebagai pasien ODGJ RSUD dr Soeroto sejak tiga tahun lalu. ‘’Dulu juga pernah kabur pulang ke rumah,’’ ungkap Budi.
Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkar Satpol PP Ngawi Purwanto mengatakan, proses pencarian dengan menyiris aliran Bengawan Solo hingga perbatasan Bojonegoro. Lima buah perahu karet pun diturunkan. ‘’Kami berkoordinasi dengan tim SAR di Bojonegoro untuk membantu memantau,’’ ujarnya. (sae/cor)
Kronologi Aksi Kateno Melarikan Diri
- Kateno berdiri di dekat pintu Ruang Teratai RSUD dr Soeroto ketika petugas hendak membuka gemboknya
- Ketika pintu terbuka, Kateno langsung menerobos dan melarikan diri
- Pencarian dilakukan di area dalam dan luar RSUD dr Soeoroto
- Sejumlah saksi mata melihat orang dengan ciri-ciri mirip Kateno berlari ke arah aliran Bengawan Solo
- Seorang pemancing mengetahui orang mengenakan kaus merah gagal menyeberangi Bengawan Solo
Sumber: Diolah dari wawancara Editor : Hengky Ristanto