Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

50 Ekor Ternak Kena Lumpy Skin Disease

Hengky Ristanto • Senin, 30 Januari 2023 | 21:30 WIB
Ilustrasi Foto Hewan ternak warga (DOK/Jawa Pos Radar Ponorogo)
Ilustrasi Foto Hewan ternak warga (DOK/Jawa Pos Radar Ponorogo)
NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Ketika wabah PMK masih mendera, muncul penyakit lumpy skin disease (LSD). DPP Ngawi mendeteksi penyakit akibat virus pox itu merebak sejak awal bulan ini. Muncul pertama kali di wilayah Kecamatan Sine. ''Saat ini telah meluas ke Kecamatan Jogorogo dan Pangkur,'' kata Plt Kabid Kesehatan Hewan DPP Ngawi Sri Wahyuni Budi Utami.

Wahyuni menerangkan, ternak yang terserang LSD ditandai dengan kerusakan kulit. Yakni, muncul bintik-bintik besar. Ternak kemudian merasakan gatal dan demam. LSD dapat menular melalui kontak langsung antar-kulit hewan. Selain itu, cairan dari hidung, mata, dan air liur. ''Juga bisa ditularkan serangga penghisap darah, seperti nyamuk dan kutu,’’ ujarnya.

Dia mengungkapkan, 50 ekor ternak terjangkit LSD. Sejauh ini nihil kasus kematian. Proses penyembuhan LSD cukup lama. Peternak perlu memberikan vitamin, obat pereda radang, demam, dan antibiotik. ''Pencegahannya disinfeksi kandang dan mengisolasi ternak yang terpapar LSD,'' ucapnya sembari menyebut vaksinasi LSD dimulai bulan depan. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto
#ternak ngawi #LSD #Vaksin PMK #wabah pmk #berita ngawi #ngawi #penyakit ternak