''Mulai ular piton sanca, hijau, hingga kobra,'' kata Komandan Regu (Danregu) 2 Damkar Satpol PP Ngawi Lilik Kukuh kemarin (22/2).
Lilik mengatakan, ular berkeliaran di permukiman penduduk karena dua faktor. Yakni, habitat aslinya di kawasan hutan terusik. Binatang bersisik itu akhirnya mencari makan hingga masuk pemukiman. Juga, terbawa arus sungai ketika banjir pekan lalu. ''Evakuasi ular kebanyakan di Ngawi kota,'' ujarnya.
Petugas damkar melepasliarkan beberapa ekor ular ke salah satu kawasan hutan kemarin. Lokasinya dirahasiakan guna melindungi satwa liar. ''Yang jelas jauh dari pemukiman warga. Masyarakat tidak perlu khawatir,’’ ucap Lilik. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto