‘’Ditangani Bulog yang ditunjuk langsung oleh Badan Pangan Nasional,’’ kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Ngawi Budi Susanto, Rabu (5/4).
Budi mengatakan, pusat meminta bantuan pangan tersalurkan sebelum Lebaran. Kementerian Sosial mengirim data keluarga penerima manfaat (KPM) ke PT Pos Indonesia dan Bulog. KPM mengacu data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
‘’Ini bukan bantuan sosial. Jadi tidak masalah kalau penerimanya sudah dapat PKH (program keluarga harapan) atau BPNT (bantuan pangan non tunai),’’ paparnya.
Bantunan pangan diberikan sebulan sekali. Setiap KPM menerima 10 kilogram beras medium. Proses penyaluran dijadwalkan Bulog dan akan dimulai pekan ini. ‘’Bulog akan menyalurkan satu juta ton beras per bulannya (tiga juta ton untuk tiga bulan),’’ ujarnya. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto