Suhardi mengatakan, sedikitnya 500 jemaah akan salat Id di lapangan Stadion Ketonggo. Bukan hanya warga Muhammadiyah, namun juga masyarakat umum. Salat sunah dua rakaat itu juga dilakukan di masjid atau lapangan berbagai wilayah. Umat muslim diharapkan dapat menerima perbedaan penentuan 1 Syawal yang jamak terjadi di negeri ini. ‘’Walau waktunya berbeda, tapi salatnya tetap sama,’’ ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ngawi Moh, Wahib mengatakan, sidang isbat dilakukan selepas magrib nanti. Penentuan 1 Syawal menunggu rukyatul hilal di beberapa titik. ‘’Ada potensi 1 Syawal jatuh pada Sabtu (22/4). Karena hasil hisab hilal baru dua derajat,’’ ucapnya.
Perihal Muhammadiyah melaksanakan salat Id besok, Wahib meminta masyarakat menghormatinya. ‘’Tidak perlu diperdebatkan, perbedaan penentuan 1 Syawal biasa terjadi,’’ tuturnya. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto