Para penonton yang merupakan tetangga, saudara, dan penggemar sepak bola itu memompa semangat pemain 22 tahun itu dalam laga final sepak bola putra SEA Games 2023 Kamboja.
Dukungan itu membuat Irfan tampil moncer. Irfan membawa timnas Indonesia U-22 unggul 3-2 dari Thailand U-22 dalam babak pertama perpanjangan waktu. Skor akhir 5-2 untuk kemenangan Garuda.
Di akhir laga, wonderkid Ngawi tersebut dikalungi medali emas juara. ''Senang sekali bisa cetak gol. Tidak menyangka banyak yang datang ikut nonton bareng (nobar),'' kata Marsidi, ayah Irfan Jauhari.
Marsidi bangga Irfan mampu membantu timnas melaju hingga final. Apalagi, pemain Persis Solo itu juga menyumbang satu gol ketika menumbangkan Filipina 3-0. ''Senang dan bangga karena bisa kontribusi untuk Timnas Indonesia,'' ujarnya.
Dia mengungkapkan, Irfan meminta doa dan masukan sebelum laga final. Anaknya diminta untuk bermain lepas tanpa beban. Entah mampu mencetak gol atau tidak, terpenting bisa berkontribusi untuk timnas. ''Kalau ragu, mending umpan, tidak harus membuat gol,'' tuturnya. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto