Dari empat paket proyek, alokasi terbesar pada rekonstruksi Jalan Raya Sidowayah–Kedunggalar senilai Rp 20,5 miliar (selengkapnya lihat grafis). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kemungkinan akan melakukan lelang mulai bulan depan. ‘’Perbaikan selesai tahun ini,’’ ujarnya.
Sadli menyampaikan bahwa jumlah ruas jalan yang diperbaiki pusat masih bisa bertambah. Sebab pihaknya sebetulnya mengajukan anggaran bantuan perbaikan sekitar Rp 300 miliar. ‘’Empat ruas yang diperbaiki tahun ini sudah diverifikasi Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VIII Jawa Timur-Bali,’’ ucapnya.
Menurut dia, inovasi perencanaan anggaran perbaikan jalan menjadi kunci pusat mengucurkan dana bantuan. Pihaknya membagi dana alokasi umum (DAU) untuk perbaikan ruas jalan konektivitas daerah. Sedangkan dana alokasi khusus (DAK) diarahkan untuk memperbaiki ruas jalan tematik. ‘’Seperti mendukung ketahanan pangan dan pariwisata,’’ ujarnya. (sae/cor)
BANTUAN PERBAIKAN JALAN DARI PUSAT
REKONSTRUKSI JALAN
- Rp 20,5 miliar ruas Jalan Sidowayah-Kedunggalar
- Rp 16,6 miliar ruas Jalan Kedunggalar-Jatigembol
PEMELIHARAAN BERKALA
- Rp 15,2 miliar ruas Jalan Kayut-Widodaren
- Rp 13,5 miliar ruas Jalan Randusongo-Majasem
Sumber: DPUPR Ngawi Editor : Hengky Ristanto