‘’Untuk realisasi pekan ini belum ada laporan. Bisa jadi sudah terkejar,’’ kata Kabid Tata Bangunan dan Bina Konstruksi DPUPR Ngawi Yesi Widyarti kemarin (16/6).
Yesi mengatakan, pembangunan bangunan induk MPP memasuki tahapan penguatan struktur baja. Yakni, menambah pelat baja pada lantai bangunan sisi timur untuk area rooftop.
‘’Struktur lantai yang lama diganti baja agar konstruksinya benar-benar kuat,’’ ujarnya.
DPUPR menyambut baik langkah Kejari melakukan pengawalan. Keterlibatannya diharapkan dapat mendorong rekanan pelaksana tertib administrasi dan bekerja secara profesional.
Selain pendampingan hukum, Kejari juga mengidentifikasi potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT). Misalnya, protes masyarakat ihwal lalu lalang kendaraan berat. Atau praktik pemerasan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
‘’Sejauh ini tidak ada potensi AGHT,’’ ucapnya. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto