NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Tingkat okupansi kamar hotel di Ngawi membaik. Dinas pariwisata, pemuda, dan olahraga (disparpora) mencatat kenaikan kunjungan tamu di 12 hotel dalam dua tahun belakangan. ‘’Kenaikannya 4.629 orang. Dari 21.693 penginap pada 2021, naik menjadi 26.322 tahun berikutnya,’’ sebut Kepala Disparpora Ngawi Wiwien Purwaningsih kemarin (23/6).
Wiwien menyampaikan, Idulfitri, pergantian tahun baru, dan libur panjang, menjadi momen peningkatan signifikan okupansi hotel. Sementara peningkatan relatif sedikit terjadi saat akhir pekan. ‘’Kalau hari kerja hanya mengandalkan pekerja luar daerah yang punya urusan di Ngawi,’’ ujarnya.
Kendati trennya meningkat, Wiwien mengklaim tingkat okupansi hotel dengan tujuan berwisata masih sangat minim. Selain karena bukan daerah tujuan utama pelesiran, lokasi beberapa objek wisata utamanya cukup berdekatan.
‘’Berwisata bisa selesai dalam satu hari kunjungan tanpa perlu menginap,’’ ucapnya.
Wiwien menyebutkan upaya meningkatkan okupansi kamar hotel yang beririsan dengan kunjungan wisatawan. Yakni, mempercepat proses saling hibah aset Benteng Van den Bosch dari Kementerian Pertahanan. Objek wisata itu diyakini akan mengangkat jumlah warga pelesiran. Juga menarik minat calon investor hotel berbintang.
‘’Kami juga mendorong hotel di Ngawi untuk memberikan fasilitas dan pelayanan terbaik,’’ pungkasnya. (sae/cor)
Editor : Budhi Prasetya