Penyanyi berbakat asal Ngawi terus bermunculan. Satu nama yang patut diperhitungkan adalah Dayinta Adisty. Remaja 16 tahun itu menyabet medali emas kategori musik di ajang Genius Olympiad 2023, New York, Amerika Serikat, pertengahan Juni lalu.
=================================
DALAM awarding ceremonial di Rochester Institute of Technology, New York, 16 Juni lalu, hati Dayinta Adisty berdebar-debar. Remaja perempuan itu gusar lantaran namanya tidak kunjung disebut master of ceremony (MC) sebagai pemenang ajang Genius Olympiad 2023.
Sang pembawa acara menyebut nama finalis lainnya hingga pengumuman pemenang medali perak.
‘’Deg-degan pasrah, karena bisa jadi memang tidak menang, tapi ternyata justru mendapat gold medal,’’ kata Dayinta.
Genius Olympiad merupakan olimpiade internasional yang diikuti para pelajar SMA sederajat di 60 negara. Kategorinya antara lain sains, film pendek, musik, dan seni. Dayinta yang menimba ilmu di SMA Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School, Jogjakarta, memutuskan mendaftar ketika memperoleh informasi pendaftaran ajang tersebut.
Dia lantas mengirim video presentasi dan nyanyian lagu tentang isu lingkungan sebagai salah satu syarat pendaftaran. ‘’Saya meng-cover lagu Color of The Wind soundtrack film Pocahontas,’’ ujar warga Desa Beran, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, tersebut.
Pertengahan Maret lalu, Dayinta mengetahui bahwa dirinya masuk 10 finalis dari ribuan pendaftar. Dia punya waktu tiga bulan latihan untuk menghadapi kontes bernyanyi yang digelar Juni itu. Siswa kelas XI itu berangkat ke Amerika Serikat bersama guru pendamping dan temannya yang lolos kategori lain.
‘’Pertama kalinya perjalanan ke luar negeri,’’ ucap putri sulung pasangan Faisol dan Swastuti Aryana itu.
Ada cerita menarik di balik keikutsertaan Dayinta di Genius Olympiad 2023. Dua hari sebelum acara, pihak ajang itu mengirim e-mail untuk memintanya menyanyi di opening ceremony. Gadis yang menekuni tarik suara sejak usia sembilan tahun itu sempat grogi di atas panggung internasional. Sebab penontonnya banyak tokoh-tokoh penting. Apalagi, panitia meminta ganti lagu dua menit sebelum tampil.
‘’Alhamdulillah lancar, banyak tepuk tangan,’’ ujar pengidola Nadin Amizah ini. (sae/cor)
Editor : Budhi Prasetya