NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Ancaman pekerjaan tidak dibayar kiranya membuat rekanan pelaksana proyek rekonstruksi Jalan Raya Karangjati-Pilangkenceng keder. CV Kontrucindo Mandiri, kontraktornya, telah membongkar total talut sepanjang sekitar 20 meter yang bahannya tidak sesuai spesifikasi.
Perbaikan tersebut permintaan Komisi IV DPRD serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Ngawi. ‘’Rekanan sudah membongkar dan akan membangun ulang talut sesuai spesifikasi,’’ kata Kabid Bina Marga DPUPR Ngawi Rachmad Fitrianto.
Rachmad mengatakan, rekanan telah diperingatkan untuk menyelesaikan sisa pekerjaan sesuai perencanaan. Catatan serupa diberikan agar proses pembangunannya sesuai standardisasi. Apalagi, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono meminta ketegasan dalam proses pengawasan.
‘’Siapa pun pelaksana proyek yang bekerja tidak sesuai perencanaan akan disanksi sesuai regulasi,’’ ujarnya.
Sebelumnya, Komisi IV DPRD melakukan inspeksi proyek peningkatan kualitas Jalan Raya Karangjati-Pilangkenceng, pekan lalu. Dewan mendapati item pekerjaan talut yang tidak sesuai perencanaan. Jenis pasir yang digunakan rekanan tidak sesuai spek (spesifikasi) pada rencana anggaran biaya (RAB). Proses pengerjaannya juga asal-asalan.
DPUPR sepakat dengan komisi IV bahwa pekerjaan rekanan sarat wanprestasi. Perangkat daerah itu sempat mengklarifikasi konsultan pengawas. Belakangan diketahui bahwa rekanan pelaksana tidak mengindahkan permintaan pengawas untuk menghentikan pekerjaannya.
Baca Juga: Soal Temuan Komisi IV DPRD, DPUPR Ngawi : Rekanan Tak Tindaklanjuti Permintaan Pengawas
Blasius Calistus Markus Jaha, perwakilan CV Kontrucindo Mandiri, mengakui adanya kesalahan dalam proses pembangunan talut. Ketidaksesuaian jenis pasir karena kelalaian tidak mengecek detail material yang datang. ‘’Kesalahan tidak teliti di lapangan,’’ ucapnya.
Blasius mengatakan, talut yang dipersoalkan dewan dan DPUPR telah dibongkar. Namun, untuk pembangunan ulangnya menunggu datangnya pasir yang baru. Nantinya material tersebut bakal dicek kesesuaiannya dengan RAB. ‘’ Kami siap membongkar jika ada yang tidak sesuai spesifikasi,’’ tandasnya. (sae/cor)
Editor : Budhi Prasetya