NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – CV Kartika Abadi harus berkejaran dengan waktu mempercepat pengerjaan rehabilitasi tribun Alun-Alun Merdeka Ngawi. Sejak dimulai 7 Juli lalu, proyek rehabilitasi tersebut sudah surplus 12 persen Rabu (19/7) lalu. Dari target pengerjaan 36,88 persen, pihak rekanan telah berprogres mencapai 49,79 persen.
‘’Pengerjaan memang kita minta kebut agar nanti di 17 Agustus bisa digunakan upacara HUT ke-78 Kemerdekaan Indonesia,’’ kata Kabid Tata Bangunan dan Bina Konstruksi DPUPR Ngawi Yesi Widyarti, kemarin (20/7).
Yesi mengatakan bahwa sejatinya kontrak kerja pengerjaan tribun Alun-Alun Merdeka adalah 60 hari atau dua bulan. Proyek dengan nilai kontrak Rp 866 juta tersebut meliputi beberapa pekerjaan. Seperti pekerjaan atap yang mendominasi kerusakan dari tribun.
Lalu pekerjaan penataan tanah, pondasi dan pelapis (casing), pekerjaan beton, pekerjaan lantai, pekerjaan langit-langit. Juga pengecatan ulang, pekerjaan elektrikal hingga aksesoris.
‘’Di tahap awal ini kita minta lembur untuk pembongkaran atap bangunan, perbaikan atap, pelapisan kolom tiangnya, lantai dan finishing,’’ terangnya.
DPUPR meminta pelaksana proyek untuk bekerja lembur dan menambah tenaga kerja. Sebab kendati masa kontrak dua bulan, pekerjaan utama harus bisa diselesaikan sebelum 17 Agustus. Supaya saat upacara kemerdekaan sudah enak dipandang. Namun demikian, nantinya untuk pekerjaan lainnya seperti perapian lingkungan, akses untuk difabel maupun lainnya dilanjutkansetelah 17 Agustus.
‘’Yang terpenting, tribun layak untuk digunakan upacara,’’ pungkasnya. (sae/naz)
Editor : Budhi Prasetya