NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Balapan motor di Desa Mangunharjo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, ini tidak sekadar adu cepat. Para pesertanya juga dituntut mampu menjaga keseimbangan supaya tidak terjatuh lantaran membawa muatan 40 kilogram gabah.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono sempat menjajal balapan motor yang digelar Pemdes Mangunharjo di area persawahan setempat kemarin (23/7). Orang nomor satu lingkup pemkab itu tampak kesulitan mengendalikan motor yang di tengahnya diisi satu karung gabah.
Bupati sesekali memelankan laju motor dan berusaha menjaga keseimbangan agar tidak ambruk. Upaya itu semakin sulit ketika melintasi medan yang permukaannya sangat tidak rata. ''Grass track ini mengandung kearifan lokal karena diangkat dari khazanah warga sekitar," kata Ony.
Ony mengatakan, kebut-kebutan mengangkut gabah ini terinspirasi dari pembandang atau ojek gabah. Aktivitas mengantarkan karung hasil panen padi dari area sawah menuju tepi jalan itu menggunakan motor bebek modifikasi.
"Antusias masyarakay cukp tinggi," ujarnya sembari menyebut balapan unik ini inovasi ekonomi kreatif. (sae/cor)
Editor : Budhi Prasetya