Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

1,5 Bulan Sejak Ditemukan di Ladang Jagung, Identitas Mrs X Belum Terungkap

Budhi Prasetya • Kamis, 3 Agustus 2023 | 04:30 WIB
PEMAKAMAN LAYAK: Tim Disperkim Ngawi melafalkan doa untuk Mrs X yang diduga korban pembunuhan, kemarin. Jasadnya dimakamkan di TPK Desa Selopuro, Pitu. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
PEMAKAMAN LAYAK: Tim Disperkim Ngawi melafalkan doa untuk Mrs X yang diduga korban pembunuhan, kemarin. Jasadnya dimakamkan di TPK Desa Selopuro, Pitu. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Polisi belum lempar handuk terkait temuad jasad Mrs X beberapa waktu lalu. Buktinya, Satreskrim Polres Ngawi  masih menyelidiki jasad perempuan tanpa identitas yang ditemukan di ladang jadung, 20 Juni lalu. Locus delicti-nya masuk KPH Desa Bangunrejo Kidul, Kedunggalar, Ngawi.

Kendati jasad Mrs X yang diduga korban pembunuhan itu telah dikubur di tempat pemakaman khusus (TPK) di Desa Selopuro, Pitu, kemarin (1/8). Proses penguburannya ditangani dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman (disperkim).

‘’Penyelidikan terus berlanjut,’’ kata Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Agung Joko Haryono.

Agung menyatakan, penyelidikan masih berfokus pada pencarian identitas yang masih belum terungkap.

Pihaknya terus menyebarluaskan informasi mengenai benda dan pakaian yang melekat saat ditemukan. Tubuh korban yang menyisakan kerangka menyulitkan proses identifikasi secara komprehensif.

‘’Kami sebar sampai ke luar Ngawi,’’ ujarnya.

Progres lainnya, penyidik telah menyalin data hasil otopsi Jane Doe, sebutan lain perempuan tanpa identtas, dalam dokumen keterangan ahli.

Selain itu menyiapkan data-data yang diperlukan untuk uji DNA. Proses pemeriksaan itu tinggal menunggu laporan kehilangan anggota keluarga yang ciri-cirinya mirip Mrs X.

‘’Sampai saat ini belum ada laporan yang ciri-cirinya identik,’’ ucap mantan kapolsek Sokobanah, Sampang, tersebut.

Kabid Perumahan Rakyat Disperkim Ngawi Shodiq Jumairi Effendy mengatakan, proses pemakaman Mrs X dilakukan secara layak. Sebagaimana jenazah pada umumnya. Bahkan, timnya turut membacakan doa. Khususnya agar kasusnya segera terungkap.

‘’Dimakamkan secara layak sebagai bentuk penghormatan,’’ tuturnya sembari menyebut pemakaman jasad Mrs X permintaan dari RSUD dr Soeroto yang sudah menyimpannya selama satu setengah bulan. (sae/cor)

Editor : Budhi Prasetya
#Mrs X #kebun jagung #pembunuhan ngawi #ngawi #penemuan jasad