Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Soal Kecelakaan Maut Sugeng Rahayu Vs Eka, Nugroho : Bus Eka Menghindari Ibu-Ibu Menyeberang

Budhi Prasetya • Jumat, 1 September 2023 | 14:30 WIB
RUSAK PARAH : Polisi sempat menutup total arus lalu lintas di Jalan Raya Magetan-Ngawi untuk proses evakuasi bangkai bus Ekda dan Sugeng Rahayu. (ASEP SAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
RUSAK PARAH : Polisi sempat menutup total arus lalu lintas di Jalan Raya Magetan-Ngawi untuk proses evakuasi bangkai bus Ekda dan Sugeng Rahayu. (ASEP SAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Kamis (31/8) menjadi hari yang pilu bagi Atik Sujiati. Fajar baru menyingsing ketika perempuan 57 tahun warga Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, itu menyeberangi jalan. Baru beberapa langkah, dua bus berkecepatan tinggi muncul dari samping kanan dan kirinya.

Bus Sugeng Rahayu berpelat W 7572 UY yang dikemudikan oleh Agus Susanto melaju dari arah selatan ke utara. Sementara, bus Eka nopol S 7551 US yang dikemudikan oleh Catur, warga Boyolali, melaju dari arah berlawanan.

Tabrakan tak terhindarkan. Kedua bus adu moncong bersamaan Atik menyeberangi jalanan yang sepi.

‘’Bus Eka menghindari ibu-ibu menyeberang dengan banting setir ke kanan. Lalu bertabrakan langsung dengan Sugeng Rahayu,’’ ungkap Nugroho, warga setempat.

Nyawa tiga orang seketika melayang akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) memilukan ini. Mereka yakni Atik, Catur, dan Agus Susanto.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut antara bus Eka dan Sugeng Rahayu terjadi di utara RS Geneng, Kecamatan Geneng, Ngawi, pada Kamis (31/8) pagi.

Bus Eka berpelat S 7551 US dan Sugeng Rahayu bernopol W 7572 UY adu moncong usai menghindari seorang ibu-ibu menyeberang jalan. Saat kejadian, masing-masing bus mengangkut tujuh penumpang plus sopir.

Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) sempat kesulitan saat berusaha mengevakuasi Catur, sopir bus Eka. Petugas gabungan kesulitan mengevakuasi warga Boyolali itu.

‘’Posisinya terjepit di ruang kemudi bus,’’ kata Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono, kemarin (31/8). 

Berbekal alat seadanya, jasad Catur akhirnya berhasil dievakuasi dari ruang kemudi. Proses evakuasi tersebut memerlukan waktu dua jam.

‘’Jasad korban dibawa ke RSUD dr Soeroto. Sementara korban luka sudah dibawa ke beberapa rumah sakit terdekat,’’ ujarnya.

Pasca evakuasi korban, pihak kepolisian fokus untuk melakukan evakuasi bangkai kedua bus. Arus lalu lintas Jalan Raya Magetan-Ngawi sempat ditutup total untuk memudahkan proses evakuasi.

Editor : Budhi Prasetya
#kecelakaan maut #sugeng rahayu #korban tewas kecelakaan bus #ngawi #penyebab kecelakaan Sugeng Rahayu vs Eka