Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Alami Trauma Otak, Kernet Bus Sugeng Rahayu Masih Kritis Belum Sadarkan Diri

Budhi Prasetya • Sabtu, 2 September 2023 | 14:00 WIB
DIRAWAT INTENSIF: Kernet Bus Sugeng Rahayu W 7572 UY Moch Pariyanto, warga Jotosanur, Tikung, Lamongan, masih dirawat intensif di RS Widodo kemarin (1/9). (ASEP SYAEFUL BACHRI/ RADAR NGAWI)
DIRAWAT INTENSIF: Kernet Bus Sugeng Rahayu W 7572 UY Moch Pariyanto, warga Jotosanur, Tikung, Lamongan, masih dirawat intensif di RS Widodo kemarin (1/9). (ASEP SYAEFUL BACHRI/ RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Sejumlah korban selamat kecelakaan maut bus Eka dan Sugeng Rahayu mengalami luka serius. Salah satunya, Moch Pariyanto, kernet bus Sugeng Rahayu. Hingga kemarin (1/9), warga Jotosanur, Tikung, Lamongan, itu masih dalam kondisi kritis dan belum sadarkan diri.

Dia dirawat intensif di RS Widodo, Ngawi, lantaran mengalami trauma pada otak. ‘’Korban masih belum sadar,’’ kata Kepala Pelayanan Medis RS Widodo dr Harri Mustadi.

Perkembangan kondisi Pariyanto terus dipantau oleh tim medis. Sejumlah peralatan medis melekat di tubuh Pariyanto agar bisa segera sadar dari koma. Selain itu, CT scan juga sudah dilakukan guna mengetahui luka di kepala si kernet.

‘’Kita fokus pulihkan kesehatan pasien kritis,’’ terangnya.

Harri mengatakan, total korban kecelakaan di Jalan Raya Ngawi-Maospati, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, itu ada sembilan orang.

Selain korban kritis, ada beberapa yang luka patah tulang. Baik kaki, tangan, atau tulang selangka.

‘’Kondisi beberapa korban lain relatif aman,’’ kata Harri, sembari menyebut bahwa biaya pengobatan seluruh korban ditanggung Jasa Raharja. (sae/naz)

Editor : Budhi Prasetya
#kecelakaan maut #kondisi kernet bus sugeng rahayu #korban kecelakaan bus sugeng rahayu #sugeng rahayu #ngawi