NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Benteng Van den Bosch alias Benteng Pendem, Ngawi, pasca restorasi masih belum sepenuhnya terbuka untuk wisatawan.
Masyarakat umum sebatas menikmati megahnya cagar budaya nasional itu dari luar bangunan.
Menyusul urung rampungnya saling hibah aset Benteng Pendem yang dikelola TNI Angkatan Darat (AD) itu dengan Taman Candi milik pemkab.
Sebagaimana diketahui, pemkab setempat ingin menjadikan Benteng pendem sebagai salah satu destinasi wisata Kabupaten Ngawi.
''Prosesnya terus berjalan,'' kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, kepada wartawan Radar Ngawi.
Ony mengatakan, komunikasi dengan panglima Kostrad dan panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad dilakukan dalam waktu dekat.
Pihaknya ingin membahas penandatanganan memorandum of understanding (MoU) pengelolaan dan teknis saling hibah aset.
''Agar punya kekuatan hukum tetap sebagai pemilik hak aset,'' ujarnya.
Bupati menyampaikan adanya permintaan TNI AD dalam klausul saling hibah. Yakni, pembangunan rumah dinas, asrama, fasilitas olahraga, serta sarana dan prasarana (sarpras) di Taman Candi.
Permintaan tersebut sebagai pengganti penyerahan bangunan rumah dinas dan asrama di Benteng Van den Bosch ke pemkab.
''Kami bikin perencanaannya tahun depan,'' ujarnya. (sae/cor)
Editor : Budhi Prasetya