Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Debit Air Waduk Pondok Ngawi Menyusut Drastis, Ribuan Hektare Lahan Terancam Gagal Panen

Budhi Prasetya • Jumat, 22 September 2023 | 20:00 WIB
MENGERING: Debit air di Waduk Pondok di Desa Dero, Kecamatan Bringin, susut drastis. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
MENGERING: Debit air di Waduk Pondok di Desa Dero, Kecamatan Bringin, susut drastis. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)

 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Debit air Waduk Pondok Ngawi menyusut drastis. Minimnya curah hujan saat musim kemarau menjadi penyebab berkurangnya debit air tersebut. 

Alhasil, ribuan hektare lahan pertanian yang mengandalkan pasokan air dari Waduk Pondok Ngawi terancam gagal panen.

Sedikitnya, 2.831 hektare lahan padi yang tersebar di 22 desa menggantungkan pengairan irigasi dari Waduk Pondok Ngawi. Ribuan hektar lahan pertanian padi itu mencakup di empat kecamatan. 

"Tersisa satu juta meter kubik," sebut Kepala UPT Wilayah II Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Ngawi Zainal Arifin, kemarin (21/9).

Data Arifin, saat ini debit waduk di Desa Dero, Kecamatan Bringin, hanya tersisa 6,3 juta meter kubik.

Sementara air yang bisa dikeluarkan tersisa 1 juta meter kubik. Ini lantaran elevasi mati Waduk Pondok minimal 5 juta meter kubik.

"Debit air sebanyak itu hanya bisa mencukupi maksimal lima hari untuk pengairan 2.831 hektare daerah irigasi Waduk Pondok," terang Arifin, kepada wartawan Radar Ngawi. 

Ribuan hektare lahan pertanian padi tersebut rata-rata berusia 40 hari. Artinya masih membutuhkan air hingga usia panen 40 hari ke depan, atau setidaknya sampai bulan Oktober mendatang.

Jika tidak ada hujan hingga musim panen tiba, bukan tak mungkin ribuan hektare sawah tersebut mengering dan berakhir gagal panen.

"Kalau tidak ada hujan, bisa jadi tanaman padi petani kering dan gagal panen," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa debit air Waduk Pondok sejatinya bisa menampung 28 juta meter kubik dengan kedalaman 16,5 meter.

Saat ini hanya tersisa 6,3 meter kubik dengan kedalaman 5,5 meter. Selain karena kemarau panjang, menyusutnya debit air juga diperparah pintu air yang rusak.

"Air keluar terus, tidak terkontrol karena pintu rusak. Seharusnya volume air yang mencapai 20 juta meter kubik bisa bertahan sampai panen, sekarang tinggal 6,3 juta meter kubik," pungkasnya. (sae/naz)

 

Waduk Pondok dalam Angka

Sumber: DPUPR Ngawi

Editor : Budhi Prasetya
#meter kubik #musim kemarau #waduk pondok ngawi #gagal panen