NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Ketua DPRD Ngawi Heru Kusnindar angkat topi untuk semangat karang taruna se-Ngawi dalam pemberdayaan sosial desa.
Ketua DPRD Ngawi itu menilai kehadiran anak muda memiliki penting dalam pembangunan desa dari berbagai potensi.
Apresiasi yang diberikan Ketua DPRD Ngawi itu merujuk pada pelaksanaan Jambore Karang Taruna Ngawi 2023 di Desa Sidorejo, Kendal, Ngawi, Jumat (22/9) malam.
''Anak-anak muda punya pemikiran yang lebih fresh dan semangatnya lebih besar,'' kata Heru yang menjadi narasumber dalam acara tersebut.
Heru berharap jambore yang diikuti karang taruna se-Ngawi menciptakan sebuah peluang usaha dengan sistem pemberdayaan masyarakat.
Sehingga tercipta lapangan pekerjaan yang dapat menyejahterakan anak muda warga desa.
''Jambore ini bukan hanya kegiatan hore-hore, tapi berbagi ilmu di berbagai bidang yang bisa benar-benar diaplikasikan di masyarakat," ujarnya.
Jambore Karangtaruna Ngawi bertema Upaya Merawat Sosial digelar tiga hari mulai Jumat (22/9). Pesertanya 330 orang dari perwakilan desa di 19 kecamatan.
Heru memandang kegiatan tersebut bakal menghapus kesan bahwa karang taruna hanya berkutat sebagai sinoman atau acara 17 Agustusan.
''Pelatihan yang diberikan selama jambore perlu ditindaklanjuti support dari pemerintah daerah maupun desa,'' tuturnya.
Ketua Panitia Jambore Karangtaruna Ngawi 2023 Zainul Thohar mengatakan, jambore menjadi wadah pengembangan anak muda.
Pihaknya memberikan pelatihan mulai dari bidang pertanian, peternakan, perikanan, digital marketing, hingga tanggap bencana. Pematerinya langsung dari perwakilan dinas maupun ahli.
''Kami berharap lapangan pekerjaan di masing-masing desa dengan sistem ekonomi pemberdayaan kelompok bisa tercipta,'' ujarnya. (sae/cor)
Editor : Budhi Prasetya