NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Pertumbuhan positif bisnis perhotelan dan restoran terhadap pendapatan asli daerah (PAD) membuat Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Ngawi kian bersemangat.
Perangkat daerah itu berjanji menggeliatkan event pariwisata dan kebudayaan di Kabupaten Ngawi demi meningkatkan pundi-pundi rupiah dari sektor tersebut.
Badan keuangan (bakeu) Ngawi mencatat total sumbangan pajak hotel dan restoran Rp 4,1 miliar hingga triwulan ketiga tahun ini. Masing-masing Rp 121 juta dan restoran Rp 4 miliar.
''Event skala lokal maupun nasional disebarluaskan agar mampu mendatangkan wisatawan dari luar Ngawi,'' kata Kepala Disparpora Ngawi Wiwien Purwaningsih.
Disparpora mengklaim punya agenda pertemuan dengan perhimpunan hotel dan restoran Indonesia (PHRI) setempat saban bulannya.
Perangkat daerah itu mendorong hotel dan restoran untuk meningkatkan mutu pelayanan.
''Kalau pelayanannya bagus, pengunjung merasa nyaman. Kalau kurang baik ya akan berpengaruh ke sektor usaha hotel dan restoran,'' tuturnya.
Wiwien mengatakan, kunjungan wisatawan luar daerah dapat memutar perekonomian.
Mereka diharapkan dapat menginap di hotel dan menggunakan uangnya untuk makan di restoran kabupaten ini.
''Realisasi PAD dari hotel dan restoran tampaknya akan terus bertambah karena masih ada beberapa event hingga akhir tahun ini,'' bebernya. (sae/cor)
Editor : Budhi Prasetya