Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kerja Keras Petani Jadikan Ngawi Lumbung Padi Nasional Diganjar Anugerah Insan Pertanian

Budhi Prasetya • Jumat, 27 Oktober 2023 | 19:30 WIB

 

APRESIASI: Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memberikan penghargaan kepada tokoh petani inspiratif dan inovatif kemarin. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
APRESIASI: Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memberikan penghargaan kepada tokoh petani inspiratif dan inovatif kemarin. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Pemkab Ngawi memberikan Anugerah Insan Pertanian Ngawi dalam rangka Hari Pangan Sedunia kemarin (26/10). Penghargaan itu sekaligus apresiasi atas kerja keras petani padi.

Para petani punya peran yang besar dalam membawa kabupaten Ngawi sebagai salah satu lumbung padi nasional dan produktivitasnya tinggi.

Apalagi, realisasi program pertanian ramah lingkungan berkelanjutan (PRLB) cukup menggembirakan. Sedikitnya 7.900 hektare lahan di Ngawi telah menerapkan pertanian organik dalam kurun tiga tahun.

"Perlu diapresiasi agar insan pertanian Ngawi terus bersemangat," kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

Pemkab memberikan berbagai anugerah dari berbagai kategori. Seperti petani berprestasi dan penghargaan gema parut untuk kategori kantor perangkat daerah, kecamatan, desa, SMP dan SD.

Selain itu, penghargaan bagi penyuluh teladan dan terfavorit. Penggerak pertanian ramah lingkungan berkelanjutan terbaik, petugas data pertanian terbaik, tokoh inspiratif dan inovatif, serta pertanian presisi.

Ony mengatakan, fokus kerja bidang pertanian lantaran 75 persen penduduk kabupaten ini merupakan petani.

Pihaknya berkomitmen meningkatkan produktivitas pertanian melalui berbagai jenis inovasi. Salah satunya, regenerasi petani milenial.

"Jumpah petani milenial di Ngawi tertinggi nasional," klaimnya.

Dalam program pertanian ramah lingkungan, luasan lahannya dari target 2.000 hektare terealisasi 7.900 hektare. Hasil panen dari pertanian organik tidak kalah dengan konvensional. Dalam satu hektare bisa mencapai 13 ton.

"Tahun depan targetnya 15.000 hektare," kata bupati. (sae/cor/*)

Editor : Budhi Prasetya
#pertanian #ony anwar harsono #ngawi #lumbung padi nasional