Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Cabai Rawit Tak Terbeli, Lombok Busuk Dicari, Pembeli-Pedagang Kompak Mengeluh

Budhi Prasetya • Jumat, 3 November 2023 | 19:00 WIB

KELEWAT MAHAL: Berbagai jenis cabai di Pasar Besar Ngawi naik harga dalam beberapa pekan terakhir.  (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
KELEWAT MAHAL: Berbagai jenis cabai di Pasar Besar Ngawi naik harga dalam beberapa pekan terakhir.  (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Sebagian pengusaha warung makan rumahan di Ngawi menjerit atas mahalnya harga cabai rawit.

Mereka mengaku tidak dapat membeli cabai rawit setelah harganya di wilayah Kabupaten Ngawi tembus Rp 85 ribu per kilogram.

"Saya akhirnya beli cabai busuk karena jauh lebih murah,’’ kata Supriyanto, salah satu pemilik warung makan di Ngawi, kemarin (2/11).

Supriyanto kulakan cabai di Pasar Besar Ngawi. Harga cabai busuk di pasar semi modern itu Rp 32 ribu per kilogram.

Artinya, dua kali lebih murah ketimbang cabai rawit. Lombok busuk digunakan sebagai campuran membuat sambal.

"Kalau beli cabai segar ya otomatis tidak untung. Pakai cabai busuk setidaknya dapat menutup modal,’’ ujarnya.

Suprapto, salah satu pedagang PBN, menyampaikan bahwa harga berbagai jenis cabai terus merangkak naik.

Cabai keriting dari sebelumnya Rp 25 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 47 ribu. Kenaikan harga jual cabai hijau tidak kalah signifikan, yakni Rp 20 ribu menjadi Rp 58 ribu per kilogram.

‘’Pembeli akhirnya menurunkan jumlah pembelian,’’ keluhnya. (sae/cor)

Editor : Budhi Prasetya
#pasar besar #cabai rawit #ngawi